Untuk membangun citra baik Kejaksaan Agung di mata masyarakat, Korps Adiyaksa akan segera membuat peraturan baru, yakni staf kejaksaan, termasuk jaksa, dilarang untuk menikah dua kali atau bahkan lebih.
Rencana peraturan baru tersebut dikatakan oleh Jaksa Agung Pembinaan Iskamto dan juga 'direstui' oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan Marwan Effendy. Hal tersebut disampaikan oleh dua JAM tersebut saat menghadiri acara Rapat Kerja Kejaksaan Agung RI di Hotel Yasmin, Cianjur, Selasa (14/12).
"Coba tolong, untuk para Jaksa yang umurnya sudah 45 atau 50 tahun, berilah contoh yang baik kepada jaksa yang lebih muda. Ada jaksa di daerah (laki-laki) yang memiliki pegawai perempuan. Bukannya hanya rekan kerja, tapi malah dijadikan istri," ungkap Iskamto.
Iskamto menjelaskan bahwa semua aturan tersebut sudah memiliki dasar hukum. Bukan larangan yang dibuat sendiri."Sudah ada aturannya, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 10. Jadi semua sudah jelas hukumnya," jelas Iskamto.
"Lebih baik jika ada urusan dinas ke luar kota, istri jaksa juga dibawa. Jadi tidak ada kelakuan 'nakal' jaksa-jaksa di daerah dan juga di pusat," tegas Iskamto.
Pernyataan Iskamnto mendapat dukungan dari Jamwas Marwan Effendy."Saya sudah merekomendasikan ke Pak Iskamto agar jaksa-jaksa nakal tersebut dimutasikan. Termasuk juga Kejari Majalengka Alfiand Deswandy yang telah dicopot dari jabatannya akibat kawin siri," tutup Marwan. (OL-3)
Selasa, 14 Desember 2010
Harga Beras, Cabai Terus Melambung
Harga beras di Klaten, Jawa Tengah, terus melambung sejak sepekan terakhir. Di pasar tradisional, beras kualitas medium mencapai Rp7.500-Rp8.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang beras di Pasar Klaten, Sumiyati, mengatakan lonjakan harga itu disebabkan pasokan dari perusahaan penggilingan padi tersendat.
"Mulai pekan ini pasokan berkurang. Lihat saja, kami hari ini hanya tinggal mempunyai stok satu kuintal," ujarnya kepada Media Indonesia, Selasa (14/12).
Di Klaten, harga beras kualitas medium jenis C-4 Super Rp7.500, Mamberamo Rp8.000, dan Mentik Wangi Rp8.500 per kilogram, atau naik Rp500-Rp800 per kilogram.
Sementara itu, lonjakan harga cabai juga tak terkendali. "Kenaikan sebesar Rp10.000 per kilogram menjadi Rp50.000 untuk cabai rawit dan Rp35.000 cabai merah," ujar Sudarmi, 47.
Menurut pedagang sayur tersebut, kenaikan harga cabai akibat petani di berbagai daerah mengalami gagal panen. Termasuk petani di kawasan lereng Gunung Merapi. (OL-3)
Salah seorang pedagang beras di Pasar Klaten, Sumiyati, mengatakan lonjakan harga itu disebabkan pasokan dari perusahaan penggilingan padi tersendat.
"Mulai pekan ini pasokan berkurang. Lihat saja, kami hari ini hanya tinggal mempunyai stok satu kuintal," ujarnya kepada Media Indonesia, Selasa (14/12).
Di Klaten, harga beras kualitas medium jenis C-4 Super Rp7.500, Mamberamo Rp8.000, dan Mentik Wangi Rp8.500 per kilogram, atau naik Rp500-Rp800 per kilogram.
Sementara itu, lonjakan harga cabai juga tak terkendali. "Kenaikan sebesar Rp10.000 per kilogram menjadi Rp50.000 untuk cabai rawit dan Rp35.000 cabai merah," ujar Sudarmi, 47.
Menurut pedagang sayur tersebut, kenaikan harga cabai akibat petani di berbagai daerah mengalami gagal panen. Termasuk petani di kawasan lereng Gunung Merapi. (OL-3)
Bank Sinarmas Patok Kredit Tumbuh 22 Persen
PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) menargetkan pertumbuhan kredit dapat mencapai 22% pada 2011 mendatang. Ini sejalan dengan arahan dari Bank Indonesia (BI) agar loan to deposit ratio (LDR) dijaga di level 78%.
"Kami tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian. Rencana ekspansi kredit 2011 akan tumbuh sekurang-kurangnya 22%," ungkap Direktur Utama BSIM Freenyan K. Liwang usai penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Jakarta, Senin (13/12).
Menurut Liwang, penyaluran kredit sebagian besar akan masih disalurkan pada kredit komersial, kredit kepemilikan mobil, sektor usaha kecil dan menengah yang dilakukan dengan cara kerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Konsumen dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) serta koperasi.
Hingga Oktober 2010, perseroan telah menyalurkan kredit sebesar Rp6,7 triliun. Dengan mengacu penyaluran kredit pada 2010, maka tahun depan diperkirakan perseroan akan mengucuran kredit senilai Rp8,29 triliun.
"Untuk memenuhi target hingga akhir tahun, kami akan menyalurkan kredit sebesar Rp100 miliar dengan tetap ditopang sektor komersial mencapai 60%,รข€ terang dia. (OL-5)
"Kami tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian. Rencana ekspansi kredit 2011 akan tumbuh sekurang-kurangnya 22%," ungkap Direktur Utama BSIM Freenyan K. Liwang usai penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Jakarta, Senin (13/12).
Menurut Liwang, penyaluran kredit sebagian besar akan masih disalurkan pada kredit komersial, kredit kepemilikan mobil, sektor usaha kecil dan menengah yang dilakukan dengan cara kerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Konsumen dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) serta koperasi.
Hingga Oktober 2010, perseroan telah menyalurkan kredit sebesar Rp6,7 triliun. Dengan mengacu penyaluran kredit pada 2010, maka tahun depan diperkirakan perseroan akan mengucuran kredit senilai Rp8,29 triliun.
"Untuk memenuhi target hingga akhir tahun, kami akan menyalurkan kredit sebesar Rp100 miliar dengan tetap ditopang sektor komersial mencapai 60%,รข€ terang dia. (OL-5)
Gaya Favorit American Music Awards 2010
Penulis : Yulia Permata Sari
SUHU udara yang dingin menusuk tulang rupanya tidak menghentikan para bintang untuk memamerkan sedikit kulit, ketika menghadiri ajang American Music Awards yang digelar di Nokia Theatre, Los Angeles, Minggu malam (21/11). Para selebritas melangkah penuh percaya diri di atas red carpet dengan mengenakan tren mode terkini, mulai dari manik-manik, bulu, renda, kain tipis, sampai print.
Penyanyi Rihanna, misalnya, tampil seksi dan berani dalam balutan gaun panjang kirmizi dari koleksi Elie Saab Couture, dengan detail bunga lembut di atas kain tipis menerawang. Ada yang berbeda dengan tampilannya, yakni warna rambut yang dicat lebih gelap setelah sebelumnya diwarnai merah menyala.
Sementara itu, bintang muda Miley Cyrus tampil dalam gaun mini beraksen ruffles dari Marchesa, dengan ekor gaun yang panjang menyapu lantai. Gaun sifon strapless itu dibubuhi ilustrasi bunga-bungaan, dengan rincian manik-manik dan sebuah pita besar sebagai detail di bagian belakang. Sepasang sepatu pump dari Christian Louboutin dan gelang perak melengkapi tampilannya.
Jika Avril Lavigne bermain dengan motif geometris pada gaun mininya, maka Julie Benz tampil bersinar dalam balutan gaun strapless bernuansa hitam dan keemasan. Sedangkan si seksi Katy Perry tampil romantis dan feminin mengenakan gaun strapless dari koleksi Badgley Mischka--jauh dari kesan quirky dan penuh warna seperti yang selama ini ditampilkannya untuk membuat penyataan gaya. Detail kelopak-kelopak bunga yang indah membuat gaunnya terlihat kian mengagumkan, ditambah sepasang peep-toes dari Brian Antwood yang melengkapi tampilan.
Lain pula Jenny McCarthy, yang tampak sophisticated dalam balutan gaun one-shoulder dari Stella McCartney. Gaun dengan kombinasi warna perak dan pirus itu dihiasi payet-payet cantik, dan dikenakan bersama peep-toes serta clutch perak yang serasi.
Sementara itu, si cantik Taylor Swift seperti biasa tampil menawan mengenakan gaun Collette Dinnigan bertabur hiasan. Sedangkan rambutnya yang biasa bergelombang, kali ini ditata lurus dan panjang menjuntai. Sepasang sepatu hak tinggi dari Jimmy Choo melengkapi tampilan penyanyi pop country tersebut. (LI/OL-06)
Penyanyi Rihanna, misalnya, tampil seksi dan berani dalam balutan gaun panjang kirmizi dari koleksi Elie Saab Couture, dengan detail bunga lembut di atas kain tipis menerawang. Ada yang berbeda dengan tampilannya, yakni warna rambut yang dicat lebih gelap setelah sebelumnya diwarnai merah menyala.
Sementara itu, bintang muda Miley Cyrus tampil dalam gaun mini beraksen ruffles dari Marchesa, dengan ekor gaun yang panjang menyapu lantai. Gaun sifon strapless itu dibubuhi ilustrasi bunga-bungaan, dengan rincian manik-manik dan sebuah pita besar sebagai detail di bagian belakang. Sepasang sepatu pump dari Christian Louboutin dan gelang perak melengkapi tampilannya.
Jika Avril Lavigne bermain dengan motif geometris pada gaun mininya, maka Julie Benz tampil bersinar dalam balutan gaun strapless bernuansa hitam dan keemasan. Sedangkan si seksi Katy Perry tampil romantis dan feminin mengenakan gaun strapless dari koleksi Badgley Mischka--jauh dari kesan quirky dan penuh warna seperti yang selama ini ditampilkannya untuk membuat penyataan gaya. Detail kelopak-kelopak bunga yang indah membuat gaunnya terlihat kian mengagumkan, ditambah sepasang peep-toes dari Brian Antwood yang melengkapi tampilan.
Lain pula Jenny McCarthy, yang tampak sophisticated dalam balutan gaun one-shoulder dari Stella McCartney. Gaun dengan kombinasi warna perak dan pirus itu dihiasi payet-payet cantik, dan dikenakan bersama peep-toes serta clutch perak yang serasi.
Sementara itu, si cantik Taylor Swift seperti biasa tampil menawan mengenakan gaun Collette Dinnigan bertabur hiasan. Sedangkan rambutnya yang biasa bergelombang, kali ini ditata lurus dan panjang menjuntai. Sepasang sepatu hak tinggi dari Jimmy Choo melengkapi tampilan penyanyi pop country tersebut. (LI/OL-06)
Fun dan Elegan saat Natal dan Tahun Baru 2011
MOMEN spesial seperti Natal dan Tahun Baru, tentu membutuhkan tampilan yang tak kalah spesial pula. Bersiaplah memeriahkan akhir tahun ini dengan gaya pesta yang fun dan elegan.
Perhiasan glamour, aksesori yang eye-catching, serta make-up berkilauan adalah apa yang Anda butuhkan untuk tampil prima di pesta. Berikut ini adalah sejumlah ide yang boleh dicoba:
Hitam
Tak perlu bingung menentukan gaun pesta yang akan dikenakan. Kapan saja keraguan melanda, buka lemari pakaian Anda dan jatuhkan pilihan pada gaun hitam yang chic dan elegan. Cari gaun dengan detail menarik, misalnya manik-manik berkilau di bagian leher.
Meriah
Pulaskan cat kuku merah untuk mendapatkan kesan meriah tanpa terlalu berlebihan. Aplikasikan dulu base coat untuk mencegah warna cat menodai kuku.
Aksesori
Kenakan cincin cocktail sebagai pernyataan gaya dan memberi sentuhan beda pada tampilan pesta Anda. Perhiasan mengilat juga bisa menambah atmosfer ceria pada atasan atau gaun polos. Pertahankan tema tertentu ketika mengenakan perhiasan. Jangan mencampuradukkan banyak gaya.
Rambut
Tata rambut ke atas dengan gaya simpel dan elegan, misalnya ekor kuda tinggi yang rapi dan licin. Usapkan serum ke rambut untuk menjinakkan helaian yang susah diatur.
Kulit
Kulit cantik berseri adalah aksesori andalan bagi setiap perempuan. Sapukan highlighting powder dalam nuansa warna pink lembut di bawah mata dan sepanjang tulang pipi, untuk mencerahkan wajah. Aplikasikan body lotion dengan sedikit shimmer ke area bahu, dada, lengan dan kaki untuk mendapatkan kilap yang menarik. (LI/OL-06)
Perhiasan glamour, aksesori yang eye-catching, serta make-up berkilauan adalah apa yang Anda butuhkan untuk tampil prima di pesta. Berikut ini adalah sejumlah ide yang boleh dicoba:
Hitam
Tak perlu bingung menentukan gaun pesta yang akan dikenakan. Kapan saja keraguan melanda, buka lemari pakaian Anda dan jatuhkan pilihan pada gaun hitam yang chic dan elegan. Cari gaun dengan detail menarik, misalnya manik-manik berkilau di bagian leher.
Meriah
Pulaskan cat kuku merah untuk mendapatkan kesan meriah tanpa terlalu berlebihan. Aplikasikan dulu base coat untuk mencegah warna cat menodai kuku.
Aksesori
Kenakan cincin cocktail sebagai pernyataan gaya dan memberi sentuhan beda pada tampilan pesta Anda. Perhiasan mengilat juga bisa menambah atmosfer ceria pada atasan atau gaun polos. Pertahankan tema tertentu ketika mengenakan perhiasan. Jangan mencampuradukkan banyak gaya.
Rambut
Tata rambut ke atas dengan gaya simpel dan elegan, misalnya ekor kuda tinggi yang rapi dan licin. Usapkan serum ke rambut untuk menjinakkan helaian yang susah diatur.
Kulit
Kulit cantik berseri adalah aksesori andalan bagi setiap perempuan. Sapukan highlighting powder dalam nuansa warna pink lembut di bawah mata dan sepanjang tulang pipi, untuk mencerahkan wajah. Aplikasikan body lotion dengan sedikit shimmer ke area bahu, dada, lengan dan kaki untuk mendapatkan kilap yang menarik. (LI/OL-06)
Sepeda Mahal, Lebih Berguna atau tidak?
Anda mungkin berpikir naik sepeda super ringan yang mahal bisa membuat anda lebih cepat sampai ke tujuan dibandingkan naik sepeda yang lebih berat dan lebih tua. Tunggu dulu, perkiraan anda itu dipastikan salah besar. Sebuah penelitian yang dilakukan Dokter Jeremy Groves menemukan bahwa sepeda mahal ternyata tidak bisa mengalahkan kemampuan sepeda yang lebih berat dan lebih tua.
Dalam studinya yang dimuat British Medical Journal, Groves yang seorang dokter anestesi di Chesterfield, Inggris, mendapati bahwa kemampuan sepeda tua sejajar dengan kemampuan sepeda baru yang jauh lebih mahal.
Hampir setiap hari Groves mengendarai sepeda ke tempat kerjanya. Dia punya dua sepeda, satu seberat 13,5 kg yang dibeli seharga 50 pound (sekitar Rp800 ribu) dan satu lagi sepeda rangka karbon seharga seribu pound (sekitar Rp16 juta) yang beratnya 9,5 kg.
Awalnya Groves membeli sepeda baru karena menyangka dia akan tiba di tempat kerja lebih cepat karena beranggapan sepedanya lebih ringan. Ternyata, setelah enam bulan pengukuran secara random, dia menyadari hal itu tak terjadi.
"Sepeda baruku terlihat indah tapi mungkin tak nyaman. Aku tak melihat penurunan dramatis dari waktu tempuhku, begitu juga komputer yang kupasang di sepeda, tak mencatat perubahan besar waktu tempuh," turur Groves.
"Pada suatu pagi yang cerah, aku bersepeda 43 menit ke tempat kerja, dan itu adalah waktu tercepat. Besoknya aku gunakan sepeda yang lama yang sudah tergeletak di garasi. Ternyata dengan sepeda lama aku bisa sampai ke tujuan dalam 44 menit. Kupikir, apakah perbedaan satu menit itu harganya sampai 950 pound? atau cuma kebetulan?," kata Groves.
Saat melakukan penelitian itu, Groves menggunakan komputer pengukur waktu dan jarak yang dipasang di sepeda serta satu koin yang dilempar untuk menentukan sepeda mana yang hari itu akan dia pakai ke tempat kerja. Penelitian berjalan selama enam bulan.
Jarak yang dia tempuh dari rumah ke kantor adalah 43,5 km. Berdasarkan data yang dia kumpulkan, selisih rata-rata waktu tempuh antara sepeda lama dan baru cuma 30 detik. Top speed 36 mil per jam adalah sama untuk dua sepeda tersebut.
"Berdasarkan temuan ini, jadi kenapa kita beli sepeda 'performances'?," tanya dia
"Membeli sepeda karbon membuat perasaan kita enak, meskipun sepedanya kurang nyaman dikendarai. Saya masih pakai sepeda baru itu karena kelihatannya remnya lebih bagus."
"Yang mana yang paling enak dikendarai? menurut saya yang sepeda baja. Lebih cepat, lebih nyaman, harganya lebih ringan di kantong dan punya 'karakter'," kata Groves.
"Kalau sepeda karbonku dicuri akankah saya membelinya lagi? sepertinya tidak. Lebih baik uangnya saya gunakan untuk lampu dan baju sepeda yang lebih bagus."
Kesimpulan Groves adalah " 30 persen pengurangan berat sepeda tak berarti mengurangi waktu tempuh dari jarak 43,5 km. Sepeda ringan dan baru mungkin menarik untuk dilirik. Tapi, jika digunakan untuk pergi-pulang kerja, lebih bermanfaat jika berat badan penggunanya yang dikurangi daripada membeli sepeda yang lebih ringan."(Ant/pj/OL-09)
Dalam studinya yang dimuat British Medical Journal, Groves yang seorang dokter anestesi di Chesterfield, Inggris, mendapati bahwa kemampuan sepeda tua sejajar dengan kemampuan sepeda baru yang jauh lebih mahal.
Hampir setiap hari Groves mengendarai sepeda ke tempat kerjanya. Dia punya dua sepeda, satu seberat 13,5 kg yang dibeli seharga 50 pound (sekitar Rp800 ribu) dan satu lagi sepeda rangka karbon seharga seribu pound (sekitar Rp16 juta) yang beratnya 9,5 kg.
Awalnya Groves membeli sepeda baru karena menyangka dia akan tiba di tempat kerja lebih cepat karena beranggapan sepedanya lebih ringan. Ternyata, setelah enam bulan pengukuran secara random, dia menyadari hal itu tak terjadi.
"Sepeda baruku terlihat indah tapi mungkin tak nyaman. Aku tak melihat penurunan dramatis dari waktu tempuhku, begitu juga komputer yang kupasang di sepeda, tak mencatat perubahan besar waktu tempuh," turur Groves.
"Pada suatu pagi yang cerah, aku bersepeda 43 menit ke tempat kerja, dan itu adalah waktu tercepat. Besoknya aku gunakan sepeda yang lama yang sudah tergeletak di garasi. Ternyata dengan sepeda lama aku bisa sampai ke tujuan dalam 44 menit. Kupikir, apakah perbedaan satu menit itu harganya sampai 950 pound? atau cuma kebetulan?," kata Groves.
Saat melakukan penelitian itu, Groves menggunakan komputer pengukur waktu dan jarak yang dipasang di sepeda serta satu koin yang dilempar untuk menentukan sepeda mana yang hari itu akan dia pakai ke tempat kerja. Penelitian berjalan selama enam bulan.
Jarak yang dia tempuh dari rumah ke kantor adalah 43,5 km. Berdasarkan data yang dia kumpulkan, selisih rata-rata waktu tempuh antara sepeda lama dan baru cuma 30 detik. Top speed 36 mil per jam adalah sama untuk dua sepeda tersebut.
"Berdasarkan temuan ini, jadi kenapa kita beli sepeda 'performances'?," tanya dia
"Membeli sepeda karbon membuat perasaan kita enak, meskipun sepedanya kurang nyaman dikendarai. Saya masih pakai sepeda baru itu karena kelihatannya remnya lebih bagus."
"Yang mana yang paling enak dikendarai? menurut saya yang sepeda baja. Lebih cepat, lebih nyaman, harganya lebih ringan di kantong dan punya 'karakter'," kata Groves.
"Kalau sepeda karbonku dicuri akankah saya membelinya lagi? sepertinya tidak. Lebih baik uangnya saya gunakan untuk lampu dan baju sepeda yang lebih bagus."
Kesimpulan Groves adalah " 30 persen pengurangan berat sepeda tak berarti mengurangi waktu tempuh dari jarak 43,5 km. Sepeda ringan dan baru mungkin menarik untuk dilirik. Tapi, jika digunakan untuk pergi-pulang kerja, lebih bermanfaat jika berat badan penggunanya yang dikurangi daripada membeli sepeda yang lebih ringan."(Ant/pj/OL-09)
Tekuk Hornets, Heat Catat Sembilan Kemenangan Beruntun
Miami Heat nampaknya telah menemukan formasi terbaik mereka musim ini. Menghadapi New Orleans Hornet dalam lanjutan kompetisi NBA, Selasa (14/12), Heat menang 96-84. Kemenangan ini menjadi sembilan kemenangan beruntun yang diraih LeBron James cs.
Sejak mengubah posisi pemain, Heat memang tampil sangat perkasa. Posisi playmaker yang biasanya dipegang oleh Carlos Arroyo kini diperankan dengan sangat baik oleh LeBron James. Meski posisi sebenarnya sebagai small forward James bisa memainkan posisinya sebagai pengatur serangan. Dan hasilnya, kombinasinya dengan Dwyne Wade membuat Heat menjadi lebih ganas.
Dan lawan terakhir yang menjadi korban dari skuat Erik Spoelstra ini adalah Hornets. Menjamu peringkat tujuh wilayah Barat tersebut, Heat tampil masih lebih unggul dan membuat para pendukung yang memadati American Airlines Arena puas.
Di babak pertama Hornets sempat memberi Heat perlawanan ketat. Kalah 23-25 di kuater pertama, Hornets mampu membalas di kuarter kedua dengan skor 31-28. Hingga turun minum, Hornets pun unggul tipis satu setengah bola, 54-51.
Tidak mau kalah di depan pendukungnya sendiri, Heat langsung menggebrak di babak kedua. Lewat aksi-aksi dari James dan Wade, juara 2006 ini mampu merebut kuarter tiga dengan skor 29-21, yang membuat kedudukan hingga akhir kuarter ini menjadi berbalik untuk keunggulan mereka 80-75.
Di kuarter terakhir kedua tim tidak mampu menampilkan permianan bagus dimana banyak sekali lemparan-lemparan yang melenceng dari kedua tim. Meski kedua tim tampil buruk, Heat masih lebih unggul dengan menang 14-9 dan membuat merka menutup laga dengan kemenangan.
Wade tampil menjadi penyumbang angka terbanyak bagi Heat dengan 32 poin, disusul Crish Bosh dengan 23 poin dan James dengan 20 poin. Sementara di kubu Hornets David West menjadi penyumbang angka terbanyak dengan 26 poin disusul Trevor Ariza dangan 13 poin.(NBA.com/pj/OL-08)
Sejak mengubah posisi pemain, Heat memang tampil sangat perkasa. Posisi playmaker yang biasanya dipegang oleh Carlos Arroyo kini diperankan dengan sangat baik oleh LeBron James. Meski posisi sebenarnya sebagai small forward James bisa memainkan posisinya sebagai pengatur serangan. Dan hasilnya, kombinasinya dengan Dwyne Wade membuat Heat menjadi lebih ganas.
Dan lawan terakhir yang menjadi korban dari skuat Erik Spoelstra ini adalah Hornets. Menjamu peringkat tujuh wilayah Barat tersebut, Heat tampil masih lebih unggul dan membuat para pendukung yang memadati American Airlines Arena puas.
Di babak pertama Hornets sempat memberi Heat perlawanan ketat. Kalah 23-25 di kuater pertama, Hornets mampu membalas di kuarter kedua dengan skor 31-28. Hingga turun minum, Hornets pun unggul tipis satu setengah bola, 54-51.
Tidak mau kalah di depan pendukungnya sendiri, Heat langsung menggebrak di babak kedua. Lewat aksi-aksi dari James dan Wade, juara 2006 ini mampu merebut kuarter tiga dengan skor 29-21, yang membuat kedudukan hingga akhir kuarter ini menjadi berbalik untuk keunggulan mereka 80-75.
Di kuarter terakhir kedua tim tidak mampu menampilkan permianan bagus dimana banyak sekali lemparan-lemparan yang melenceng dari kedua tim. Meski kedua tim tampil buruk, Heat masih lebih unggul dengan menang 14-9 dan membuat merka menutup laga dengan kemenangan.
Wade tampil menjadi penyumbang angka terbanyak bagi Heat dengan 32 poin, disusul Crish Bosh dengan 23 poin dan James dengan 20 poin. Sementara di kubu Hornets David West menjadi penyumbang angka terbanyak dengan 26 poin disusul Trevor Ariza dangan 13 poin.(NBA.com/pj/OL-08)
Yahoo akan PHK 600-700 Pekerja
Yahoo Inc tengah menghadapi persiapan pemberhentian 600-700 pekerja. Informasi PHK ini diberitahukan pada para karyawan, Selasa (14/12).
Seperti diungkapkan orang terdekat Yahoo, disinyalir keputusan ini dipicu oleh maraknya pertumbuhan perusahaan internet.
Pemutusan ini mewakili 5% dari total pekerja Yahoo sebanyak 14.100 karyawan. Hal ini menandakan masa keempat PHK yang terjadi di Yahoo dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Putaran minggu ini pengurangan akan terkonsentrasi pada kelompok produk Yahoo Amerika Serikat yang telah mengalami perbaikan sejak mempekerjakan mantan eksekutif Microsoft Corp, Blake Irving.
Kabar PHK ini tidak tiba-tiba. Berita ini menjulang pertama kali bulan lalu dalam dua buah blog teknologi terpopuler, TechCrunch dan All Things Digital.
Lemahnya pertumbuhan keuangan Yahoo, harga saham yang stagnan dan kelemahan manajemen baru-baru ini menimbulkan pertanyaan apakah Blake Irving dan CEO baru, Carol Bartz mampu tampil sampai masa kontraknya berakhir di Januari 2013.
Pendapatan perusahaan naik tipis kurang dari 2% menjadi US$4,8 miliar pada sembilan bulan pertama tahun ini.
Harga saham Yahoo turun 31 sen ditutup pada Senin (13/12) sebesar US$16,70. Angka ini mencerminkan kesulitan Yahoo menjual iklan. Sementara perusahaan internet lainnya, seperti Google Inc dan Facebook makin berkembang. (Time/OL-9)
Seperti diungkapkan orang terdekat Yahoo, disinyalir keputusan ini dipicu oleh maraknya pertumbuhan perusahaan internet.
Pemutusan ini mewakili 5% dari total pekerja Yahoo sebanyak 14.100 karyawan. Hal ini menandakan masa keempat PHK yang terjadi di Yahoo dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Putaran minggu ini pengurangan akan terkonsentrasi pada kelompok produk Yahoo Amerika Serikat yang telah mengalami perbaikan sejak mempekerjakan mantan eksekutif Microsoft Corp, Blake Irving.
Kabar PHK ini tidak tiba-tiba. Berita ini menjulang pertama kali bulan lalu dalam dua buah blog teknologi terpopuler, TechCrunch dan All Things Digital.
Lemahnya pertumbuhan keuangan Yahoo, harga saham yang stagnan dan kelemahan manajemen baru-baru ini menimbulkan pertanyaan apakah Blake Irving dan CEO baru, Carol Bartz mampu tampil sampai masa kontraknya berakhir di Januari 2013.
Pendapatan perusahaan naik tipis kurang dari 2% menjadi US$4,8 miliar pada sembilan bulan pertama tahun ini.
Harga saham Yahoo turun 31 sen ditutup pada Senin (13/12) sebesar US$16,70. Angka ini mencerminkan kesulitan Yahoo menjual iklan. Sementara perusahaan internet lainnya, seperti Google Inc dan Facebook makin berkembang. (Time/OL-9)
Kementerian Perhubungan Baru Serap 67,23 Persen Anggaran
Realisasi anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hingga 13 Desember lalu baru mencapai 67,23% dari pagu anggaran 2010 sebesar Rp17,87 triliun atau sekitar Rp12 triliun.
Menteri Perhubungan Freddy Numberi menyatakan, rendahnya penyerapan anggaran kementerian yang dipimpinnya itu disebabkan oleh beberapa keterlambatan sistem. Ia mencontohkan, keterlambatan turunnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2010 untuk Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhub.
"DIPA-nya baru turun Agustus lalu sehingga ini menyebabkan keterlambatan. Selain itu, ada beberapa proyek yang masih dalam proses penyelesaian pembayaran, sehingga belum kami masukkan dalam laporan," ujarnya dalam konferensi pers laporan akhir tahun kementerian di Jakarta, Selasa (14/12).
Kemenhub sendiri, lanjutnya, menargetkan pada akhir tahun nanti realisasi anggaran akan mencapai 88,72% atau sekitar Rp15,85 triliun dengan realisasi fisik sebesar 91,98%.
Ia memaparkan, pada 2010 Kementerian Perhubungan telah menetapkan 143 trayek angkutan jalan perintis di 22 provinsi, atau meningkat 3,65 dari 2009, yaitu sebanyak 138 trayek di 21 provinsi. Direktorat Perhubungan Darat, menurutnya, juga telah menambah sekitar 37 unit bus di 19 provinsi.
"Selain itu, juga dengan subsidi 49 kapal angkut perintis di 111 lintas penyeberangan. Upaya itu dilakukan untuk memberikan subsidi perintis untuk meningkatkan konektivitas di wilayah terpencil guna mendorong pengembangan aktivitas ekonomi setempat," jelasnya.
Sementara itu, pada subsektor perhubungan udara, pada 2010 Uni Eropa (UE) kembali mencabut larangan terbang terhadap dua maskapai Indonesia, yaitu Metro Batavia Air dan Air Asia. Dengan dikeluarkannya keputusan itu, lanjut Freddy, Indonesia dapat mengembangkan jalur dan lintasan baru angkutan udara ke Eropa.
"Di sektor kereta api, ada dua pengadaan sarana yang sudah dioperasikan sejakan 2010, yaitu KRDI Seminung untuk melayani lintas Tanjung Karang-Kota Bumi Lampung sepanjang 80 kilometer dan RDI Sri Lelawangsa untuk melayani Medan-Belawan-Binjai sepanjang 45 kilometer," imbuhnya. (OL-3)
Menteri Perhubungan Freddy Numberi menyatakan, rendahnya penyerapan anggaran kementerian yang dipimpinnya itu disebabkan oleh beberapa keterlambatan sistem. Ia mencontohkan, keterlambatan turunnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2010 untuk Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhub.
"DIPA-nya baru turun Agustus lalu sehingga ini menyebabkan keterlambatan. Selain itu, ada beberapa proyek yang masih dalam proses penyelesaian pembayaran, sehingga belum kami masukkan dalam laporan," ujarnya dalam konferensi pers laporan akhir tahun kementerian di Jakarta, Selasa (14/12).
Kemenhub sendiri, lanjutnya, menargetkan pada akhir tahun nanti realisasi anggaran akan mencapai 88,72% atau sekitar Rp15,85 triliun dengan realisasi fisik sebesar 91,98%.
Ia memaparkan, pada 2010 Kementerian Perhubungan telah menetapkan 143 trayek angkutan jalan perintis di 22 provinsi, atau meningkat 3,65 dari 2009, yaitu sebanyak 138 trayek di 21 provinsi. Direktorat Perhubungan Darat, menurutnya, juga telah menambah sekitar 37 unit bus di 19 provinsi.
"Selain itu, juga dengan subsidi 49 kapal angkut perintis di 111 lintas penyeberangan. Upaya itu dilakukan untuk memberikan subsidi perintis untuk meningkatkan konektivitas di wilayah terpencil guna mendorong pengembangan aktivitas ekonomi setempat," jelasnya.
Sementara itu, pada subsektor perhubungan udara, pada 2010 Uni Eropa (UE) kembali mencabut larangan terbang terhadap dua maskapai Indonesia, yaitu Metro Batavia Air dan Air Asia. Dengan dikeluarkannya keputusan itu, lanjut Freddy, Indonesia dapat mengembangkan jalur dan lintasan baru angkutan udara ke Eropa.
"Di sektor kereta api, ada dua pengadaan sarana yang sudah dioperasikan sejakan 2010, yaitu KRDI Seminung untuk melayani lintas Tanjung Karang-Kota Bumi Lampung sepanjang 80 kilometer dan RDI Sri Lelawangsa untuk melayani Medan-Belawan-Binjai sepanjang 45 kilometer," imbuhnya. (OL-3)
Lagi, TKI Ditemukan Menggelandang di Kolong Jembatan
Puluhan tenaga kerja asal Indonesia (TKI) kembali ditemukan telantar di Arab Saudi. Kali ini kelompok TKI malang itu ditemukan menggelandang di kolong jembatan Sareh Mansyur, Kota Mekkah, Arab Saudi. Mereka berbaur dengan tenaga kerja asal negara lain. Sebelumnya ratusan TKI juga ditemukan hidup di kolong jembatan Kandara, Jeddah, Arab Saudi.
Para TKI di Mekkah itu memilih tinggal di bawah jembatan Sareh Mansyur dengan harapan ditangkap petugas kepolisian setempat. Dengan begitu mereka akan diserahkan ke Kedutaan Indonesia di Mekkah, dan bisa dipulangkan ke Tanah Air.
Para TKI itu pun bernasib serupa dengan para TKI yang telantar di jembatan Kandara. Mereka terpaksa lari atau kabur dari majikan lantaran tak tahan menerima dera siksa sang majikan dan perlakukan tak manusiawi lainnya. Sebagian besar dari para TKI yang perempuan paruh baya, ditemukan dalam kondisi sakit berat. Mereka telah tinggal berbulan-bulan di kolong jembatan Sareh Mansyur.(DSY)
Dipimpin Dua Pangeran, Rakyat Yogya Bergerak
Suasana Jalan Malioboro, Yogyakarta, tampak tak seperti biasa pada Senin 13 Desember 2010. Para pedagang kaki lima libur, dan toko di sepanjang jalan itu tutup. Pasar Beringharjo juga sepi. Hanya satu-dua kenderaan bermotor melintas.
Sejak pagi, jalan itu berubah menjadi tempat persiapan aksi massa. Sejumlah spanduk pro penetapan kepala daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dibentang di sejumlah lokasi. Aksi itu bertepatan Sidang Paripurna DPRD DIY menyikapi Rancangan Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta.
Tak ketinggalan, janur kuning melambai di sepanjang jalan menuju Alun-alun Utara Keraton, dan Gedung DPRD Yogyakarta. “Janur kuning lambang saat serangan umum 1 Maret [1949]," ujar Kepala Humas Pemkab Bantul, Bambang Legowo, Senin 13 Desember.
Di Alun-alun Utara, ribuan orang berkumpul. Termasuk dari paguyuban kepala dukuh, perangkat desa, para abdi dalem, para PNS, ratusan siswa SMA Kolese De Britto, juga ada warga Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menyatakan dukungannya.
Mereka mengusung berbagai spanduk, di antaranya, 'Awas DPRD DIY Jangan Khianati Rakyat Kalau Tak Ingin 2014 Tamat' atau '100 Persen Dukung Penetapan Sultan dan Paku Alam, Siap Boikot Pilkada Sampai ke Akar-akarnya'.
Jelang tengah hari, iring-iringan ribuan orang melakukan long march dari Alun-alun Utara ke Jalan Malioboro, menuju ke Gedung DPRD. Di barisan terdepan, tampak dua pangeran Yogya, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo, adik Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Indrokusumo, adik Sri Paku Alam IX.
Keduanya dikawal petugas keamanan keraton berseragam hitam, dan berkain batik. Sementara di belakangnya, para abdi dalem sibuk membakar kemenyan.
Di depan Gedung DPRD , panggung orasi sudah disiapkan. “Saya di sini datang mengantar rakyat Yogyakarta yang punya hati nurani untuk mendukung penetapan [Gubernur dan Wakil Gubernur DIY]," kata GBPH Prabukusumo, di atas panggung itu.
Lalu, Probokusumo berseru, “Penetapan!”. Ribuan massa menyambut, "Yes!". "Hidup Yogya!," ujar Prabukusumo. Mewakili Paku Alaman, KPH Indrokusumo tak ketinggalan memberikan orasi. "Paku Alam dan Sultan Hamengku Buwono tidak bisa dipisahkan. Dan kita tetap harus istimewa," ujarnya.
Hingga aksi berakhir, Sri Sultan tak terlihat. Di mana Sultan? "Beliau sedang di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Jalan Cokroaminoto, sedang makan siang," ujar Ajeng, ajudan Sultan.
Aksi rakyat di Yogyakarta tak lepas dari pengamanan aparat. Meski tak menyebut jelas berapa personel yang disiapkan, Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigadir Jenderal Ondang Sutarsa, mengatakan jumlahnya cukup besar karena polisi harus mengamankan 18 titik lokasi. Antara lain Alun-alun Utara, Benteng, Pasar Beringharjo, Kepatihan, Kompleks DPRD, dan Malioboro Mall.
Wakil Kepala Polda DIY, Brigadir Jenderal Sutjipto mengatakan, demi keselamatan warga yang ikut berdemonstrasi, polisi tak membawa tameng atau senjata. Tapi tampak polisi menyiagakan tiga kendaraan baja. "Untuk mengamankan anggota DPRD jika terjadi rusuh," kata Sutjipto.
Mendukung penetapan
Pada Sidang Paripurna di Gedung DPRD Yogyakarta, satu demi satu fraksi menyatakan pendapatnya. Mayoritas mendukung kebijakan penetapan bagi jabatan gubernur dan wakil gubernur di Yogyakarta.
Enam fraksi yang mendukung adalah fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan fraksi Partai Pembangunan Nurani Peduli Indonesia Raya (PPNPIR).
Sementara itu, Fraksi Demokrat dinilai masih mengambang. Meski mendukung keistimewaan Yogyakarta, namun Demokrat menyatakan akan mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) Keistimewaan Yogyakarta apapun isinya. Sikap Fraksi Demokrat DPRD DIY disampaikan Agung Prasetya. "Keistimewaan DIY adalah final," ujarnya.
Menurut Agung, tak ada keraguan dalam sejarah, bagaimana Kesultanan di bawah Hamengkubuwono XI dan Kepakualaman di bawah Paku Alam VIII berperan penting dalam berdirinya NKRI. Sementara, untuk mekanisme suksesi kepemimpinan di DIY, kata Agung, sejak Indonesia merdeka sudah berlangsung dua model yang berjalan baik.
Agung lalu melanjutkan, bahwa bagi Sultan Hamengkubuwono IX dan Pakualam VIII, sejak awal punya jabatan politik seperti ditetapkan oleh Presiden Soekarno. Tapi Agung mengingatkan, pada 1998 dan 2001, baik Sultan Hamengkubuwono X dan Paku Alam IX, keduanya berkuasa dengan mekanisme lima tahunan, dan dipilih melalui DPRD.
Hal sama, kata Agung, terjadi pada 2003. Saat masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur sudah habis, lalu ditetapkan pemilihan ulang di DPRD dengan calon tunggal Hamengkubuwono X dan Paku Alam IX. Kemudian diperpanjang tiga tahun hingga 2011. Berdasarkan alasan historis itu, Fraksi Partai Demokrat DPRD akan memperjuangkan aspirasi rakyat Yogyakarta secara lengkap. "Akan kami perjuangkan melalui fraksi di DPR RI," kata Agung.
Jika RUU itu nanti disahkan, apapun isinya, Fraksi Demokrat Yogyakarta akan patuh dengan UU dan seluruh aturan pelaksanaannya. Lebih lanjut, Fraksi menilai Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Paku Alam adalah sosok tepat memimpin DIY, sekarang dan masa depan. "Andai berkenan, menjadi gubernur dan wakil gubernur seumur hidup, Fraksi Demokrat DPRD DIY menyetujuinya," kata Agung.
Tergantung Jakarta
Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada AAGN Ari Dwipayana menilai apapun kesepakatan diambil DPRD, apa pun putusannya, Rancangan Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta lebih ditentukan politik di pusat. “Proses sekarang di mana DPRD menggelar sidang paripurna terbuka adalah sebagai wujud penyampaian aspirasi ke pusat," kata Ari.
Bagi dia, justru yang akan sangat menentukan nasib RUUK adalah konfigurasi dan konsolidasi politik di tingkat pusat. “Perlu dilihat konfigurasi politik di DIY dan pusat jauh berbeda. Di pusat, mayoritas suaranya adalah Demokrat. Sedangkan di sini, masih didominasi oleh PDIP, “ ujar pengajar di Jurusan Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM itu.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menegaskan pembahasan Rancangan Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta dilakukan Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat. "(RUU Keistimewaan DIY) kan bukan perda (peraturan daerah). Jadi mekanismenya tidak lewat DPRD," ujar Gamawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 13 Desember 2010.
Dalam kesempatan berbeda, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Djoko Suyanto mengatakan hingga saat ini RUUK belum final. "Pemerintah masih mencari formulasi yang tepat," kata Djoko di Kantor Kemenpolhukam, Senin 13 Desember 2010.
Formulasi dimaksud Djoko adalah memadukan antara amanat undang-undang dan tidak mengingkari keistimewaan Yogyakarta. "Pemerintah pasti mencarikan formulasi yang terbaik," ujar Menkpolhukam.(np)
Sejak pagi, jalan itu berubah menjadi tempat persiapan aksi massa. Sejumlah spanduk pro penetapan kepala daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dibentang di sejumlah lokasi. Aksi itu bertepatan Sidang Paripurna DPRD DIY menyikapi Rancangan Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta.
Tak ketinggalan, janur kuning melambai di sepanjang jalan menuju Alun-alun Utara Keraton, dan Gedung DPRD Yogyakarta. “Janur kuning lambang saat serangan umum 1 Maret [1949]," ujar Kepala Humas Pemkab Bantul, Bambang Legowo, Senin 13 Desember.
Di Alun-alun Utara, ribuan orang berkumpul. Termasuk dari paguyuban kepala dukuh, perangkat desa, para abdi dalem, para PNS, ratusan siswa SMA Kolese De Britto, juga ada warga Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menyatakan dukungannya.
Mereka mengusung berbagai spanduk, di antaranya, 'Awas DPRD DIY Jangan Khianati Rakyat Kalau Tak Ingin 2014 Tamat' atau '100 Persen Dukung Penetapan Sultan dan Paku Alam, Siap Boikot Pilkada Sampai ke Akar-akarnya'.
Jelang tengah hari, iring-iringan ribuan orang melakukan long march dari Alun-alun Utara ke Jalan Malioboro, menuju ke Gedung DPRD. Di barisan terdepan, tampak dua pangeran Yogya, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo, adik Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Indrokusumo, adik Sri Paku Alam IX.
Keduanya dikawal petugas keamanan keraton berseragam hitam, dan berkain batik. Sementara di belakangnya, para abdi dalem sibuk membakar kemenyan.
Di depan Gedung DPRD , panggung orasi sudah disiapkan. “Saya di sini datang mengantar rakyat Yogyakarta yang punya hati nurani untuk mendukung penetapan [Gubernur dan Wakil Gubernur DIY]," kata GBPH Prabukusumo, di atas panggung itu.
Lalu, Probokusumo berseru, “Penetapan!”. Ribuan massa menyambut, "Yes!". "Hidup Yogya!," ujar Prabukusumo. Mewakili Paku Alaman, KPH Indrokusumo tak ketinggalan memberikan orasi. "Paku Alam dan Sultan Hamengku Buwono tidak bisa dipisahkan. Dan kita tetap harus istimewa," ujarnya.
Hingga aksi berakhir, Sri Sultan tak terlihat. Di mana Sultan? "Beliau sedang di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Jalan Cokroaminoto, sedang makan siang," ujar Ajeng, ajudan Sultan.
Aksi rakyat di Yogyakarta tak lepas dari pengamanan aparat. Meski tak menyebut jelas berapa personel yang disiapkan, Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigadir Jenderal Ondang Sutarsa, mengatakan jumlahnya cukup besar karena polisi harus mengamankan 18 titik lokasi. Antara lain Alun-alun Utara, Benteng, Pasar Beringharjo, Kepatihan, Kompleks DPRD, dan Malioboro Mall.
Wakil Kepala Polda DIY, Brigadir Jenderal Sutjipto mengatakan, demi keselamatan warga yang ikut berdemonstrasi, polisi tak membawa tameng atau senjata. Tapi tampak polisi menyiagakan tiga kendaraan baja. "Untuk mengamankan anggota DPRD jika terjadi rusuh," kata Sutjipto.
Mendukung penetapan
Pada Sidang Paripurna di Gedung DPRD Yogyakarta, satu demi satu fraksi menyatakan pendapatnya. Mayoritas mendukung kebijakan penetapan bagi jabatan gubernur dan wakil gubernur di Yogyakarta.
Enam fraksi yang mendukung adalah fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan fraksi Partai Pembangunan Nurani Peduli Indonesia Raya (PPNPIR).
Sementara itu, Fraksi Demokrat dinilai masih mengambang. Meski mendukung keistimewaan Yogyakarta, namun Demokrat menyatakan akan mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) Keistimewaan Yogyakarta apapun isinya. Sikap Fraksi Demokrat DPRD DIY disampaikan Agung Prasetya. "Keistimewaan DIY adalah final," ujarnya.
Menurut Agung, tak ada keraguan dalam sejarah, bagaimana Kesultanan di bawah Hamengkubuwono XI dan Kepakualaman di bawah Paku Alam VIII berperan penting dalam berdirinya NKRI. Sementara, untuk mekanisme suksesi kepemimpinan di DIY, kata Agung, sejak Indonesia merdeka sudah berlangsung dua model yang berjalan baik.
Agung lalu melanjutkan, bahwa bagi Sultan Hamengkubuwono IX dan Pakualam VIII, sejak awal punya jabatan politik seperti ditetapkan oleh Presiden Soekarno. Tapi Agung mengingatkan, pada 1998 dan 2001, baik Sultan Hamengkubuwono X dan Paku Alam IX, keduanya berkuasa dengan mekanisme lima tahunan, dan dipilih melalui DPRD.
Hal sama, kata Agung, terjadi pada 2003. Saat masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur sudah habis, lalu ditetapkan pemilihan ulang di DPRD dengan calon tunggal Hamengkubuwono X dan Paku Alam IX. Kemudian diperpanjang tiga tahun hingga 2011. Berdasarkan alasan historis itu, Fraksi Partai Demokrat DPRD akan memperjuangkan aspirasi rakyat Yogyakarta secara lengkap. "Akan kami perjuangkan melalui fraksi di DPR RI," kata Agung.
Jika RUU itu nanti disahkan, apapun isinya, Fraksi Demokrat Yogyakarta akan patuh dengan UU dan seluruh aturan pelaksanaannya. Lebih lanjut, Fraksi menilai Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Paku Alam adalah sosok tepat memimpin DIY, sekarang dan masa depan. "Andai berkenan, menjadi gubernur dan wakil gubernur seumur hidup, Fraksi Demokrat DPRD DIY menyetujuinya," kata Agung.
Tergantung Jakarta
Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada AAGN Ari Dwipayana menilai apapun kesepakatan diambil DPRD, apa pun putusannya, Rancangan Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta lebih ditentukan politik di pusat. “Proses sekarang di mana DPRD menggelar sidang paripurna terbuka adalah sebagai wujud penyampaian aspirasi ke pusat," kata Ari.
Bagi dia, justru yang akan sangat menentukan nasib RUUK adalah konfigurasi dan konsolidasi politik di tingkat pusat. “Perlu dilihat konfigurasi politik di DIY dan pusat jauh berbeda. Di pusat, mayoritas suaranya adalah Demokrat. Sedangkan di sini, masih didominasi oleh PDIP, “ ujar pengajar di Jurusan Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM itu.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menegaskan pembahasan Rancangan Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta dilakukan Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat. "(RUU Keistimewaan DIY) kan bukan perda (peraturan daerah). Jadi mekanismenya tidak lewat DPRD," ujar Gamawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 13 Desember 2010.
Dalam kesempatan berbeda, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Djoko Suyanto mengatakan hingga saat ini RUUK belum final. "Pemerintah masih mencari formulasi yang tepat," kata Djoko di Kantor Kemenpolhukam, Senin 13 Desember 2010.
Formulasi dimaksud Djoko adalah memadukan antara amanat undang-undang dan tidak mengingkari keistimewaan Yogyakarta. "Pemerintah pasti mencarikan formulasi yang terbaik," ujar Menkpolhukam.(np)
Fokus Keistimewaan Yogyakarta Penetapan atau Pemilihan, Sultan Pilih Mana?
Pada 2007, Sultan menolak melanjutkan jabatan gubernur, bahkan meminta pemilihan segera.
enin, 13 Desember 2010, ribuan orang di Yogyakarta menyemuti pelataran Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Siang itu, anggota Dewan setempat membahas keistimewaan Yogyakarta. Mayoritas fraksi, kecuali Demokrat, menyatakan sikap: mendukung penetapan otomatis Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai gubernur DIY.
Namun sebuah pertanyaan masih menggantung. Raja Yogyakarta sendiri, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mendukung opsi yang mana? Pertanyaan itu pula yang dilontarkan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Sabtu kemarin di Yogyakarta.
Tiga tahun lampau, Sultan pernah lantang menyatakan memilih jalan demokrasi. Dia secara terbuka mengutarakan mendukung diadakannya pemilihan gubernur di DIY. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingat dengan baik pernyataan-pernyataan Sultan Hamengkubuwono X tiga tahun silam itu. Saat itu, kata SBY, dalam dua kali kesempatan berbeda Sultan secara eksplisit menyatakan ketidaksediaannya menjadi gubernur untuk periode ketiga.
Menjelang berakhirnya masa jabatan Sultan sebagai Gubernur DIY periode 2003-2008, masih kata SBY, terjadi dinamika politik. Di tahun 2007 muncul perdebatan, bagaimana kelanjutan DIY setelah habis masa jabatan kedua Sultan sebagai gubernur. "Ada yang bilang lanjut dan ada yang bilang harus ada aturan baru," kata SBY dalam siaran pers yang berlangsung di Kantor Presiden, 2 Desember 2010 lalu.
Tahun itu, saat Sultan berulang tahun ke-61 pada 7 April 2007, dalam orasi budaya di depan publik, SBY mengisahkan, Sultan menyatakan tak bersedia lagi menjadi gubernur setelah masa jabatannya selesai tahun 2008. "Beberapa saat kemudian, 18 April 2007, Sultan kembali menjelaskan tidak ingin menjadi gubernur lagi. Ini saya ikuti dengan seksama," kata SBY.
Bukan hanya tak menginginkan posisi gubernur lagi, Sultan juga mendesak agar pemilihan Gubernur DIY 2008-2013 dilakukan segera. "Tidak perlu ada penundaan, sesuaikan saja dengan berakhirnya masa jabatan gubernur pada Oktober 2008," kata Sultan di Kepatihan Yogyakarta, 8 Agustus 2007, seperti dilansir Kantor Berita Antara.
Bahkan, Sultan HB X ketika itu menyatakan jika memang pemilihan gubernur dianggap mendesak, maka pelaksanaannya bisa ditetapkan melalui Keputusan Presiden, tidak perlu menunggu Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) DIY disahkan. "Kalau menunggu RUUK, belum jelas kapan akan disahkan, karena itu KPUD DIY hendaknya mulai melakukan persiapan untuk melaksanakan pemilihan gubernur," katanya saat itu.
Meski keinginan itu disampaikan secara eksplisit dan disampaikan di depan publik, Presiden Yudhoyono--yang mempertimbangkan situasi politik ketika itu--mengambil inisiatif memperpanjang masa jabatan Sultan sebagai gubernur pada 2008-2011. SBY tak menuruti keinginan Sultan saat itu agar segera digelar pemilihan kepala daerah.
"Alhamdullilah, Beliau bersedia diperpanjang selama tiga tahun. Dalam masa perpanjangan tiga tahun inilah kita ingin dengan jernih memikirkan dan merumuskan UU yang tengah kita godok bersama, yang tepat dan bisa menjawab semuanya," kata SBY.
Tentang keputusan perpanjangan masa jabatannya itu, usai bertemu Presiden di Kantor Kepresidenan pada 7 Oktober 2008, Sultan menyatakan, "Saya tidak keberatan atau mempersoalkan keputusan Presiden, baik melalui Keppres atau Perppu, asal tidak untuk lima tahun karena saya juga punya tanggung jawab lain."
Namun, belakangan, Sultan menjelaskan bahwa pernyataan dia pada 7 April 2007 itu semata merupakan manuver terhadap Pemerintah Pusat. Pada 3 Maret 2008, Sultan menjelaskan bahwa pernyataannya tak bersedia lagi menjadi gubernur itu dikarenakan undang-undang mengatur seseorang hanya boleh menjadi kepala daerah selama dua periode saja. Selain itu, tidak ada aturan hukum yang menyatakan secara eksplisit bahwa Gubernur DIY adalah Sri Sultan Hamengku Buwono X.
"Bunyi Undang-undang 22/1999 maupun Undang-undang 32/2004 adalah keluarga Keraton Yogyakarta dan keluarga Pakualaman. Tidak ada yang menyebut Sultan Yogyakarta sebagai Gubernur DIY," kata Sultan yang diangkat menjadi Gubernur sejak 1998 melalui Keputusan Presiden itu.
Supaya tidak melanggar konstitusi, kata Sultan, dia lebih baik menyatakan tidak bersedia. "Karena undang-undangnya tidak ada. Mana undang-undang yang menjamin saya bisa menjabat ketiga atau keempat kali?" kata dia seperti dilansir harian Kedaulatan Rakyat.
Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada, AAGN Ari Dwipayana, menyatakan, Sultan sebenarnya mendukung sistem di mana gubernur DIY ditentukan melalui penetapan--meski beberapa kali mengungkapkan perlu ada pemilihan. Pernyataan 2007 itu, kata Ari, harus dibedakan dengan pernyataan tahun 2008.
Di tahun 2007, terjadi kebuntuan karena belum ada kejelasan penyelesaian UU Keistimewaan Yogyakarta. Sultan lalu menyatakan tak ingin melanjutkan jabatan gubernur. "Padahal, aspirasi publik sebenarnya menginginkan penetapan," kata Ari.
Pada tahun 2008, Sultan lalu menyatakan pernyataan April 2007 itu sebagai manuver. Di mata Ari, ini membuktikan bahwa Sultan sebenarnya cenderung ingin agar Gubernur DIY ditetapkan. "Secara normatif terkesan berubah-ubah, namun secara ilmu politik, itu manuver," kata Ari saat diwawancara VIVAnews.com.
Saat UGM mengajukan naskah akademik yang menempatkan Sultan sebagai Parardhya (semacam kepala negara, bukan kepala pemerintahan), Sultan juga tidak pernah memberikan pernyataan tegas setuju atau tidak. Saat ditanyakan, apakah mendukung penetapan atau pemilihan, Sultan selalu memulangkan pertanyaan itu. "Tanyakan saja pada rakyat," kata Ari menirukan. (kd)
enin, 13 Desember 2010, ribuan orang di Yogyakarta menyemuti pelataran Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Siang itu, anggota Dewan setempat membahas keistimewaan Yogyakarta. Mayoritas fraksi, kecuali Demokrat, menyatakan sikap: mendukung penetapan otomatis Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai gubernur DIY.
Namun sebuah pertanyaan masih menggantung. Raja Yogyakarta sendiri, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mendukung opsi yang mana? Pertanyaan itu pula yang dilontarkan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Sabtu kemarin di Yogyakarta.
Tiga tahun lampau, Sultan pernah lantang menyatakan memilih jalan demokrasi. Dia secara terbuka mengutarakan mendukung diadakannya pemilihan gubernur di DIY. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingat dengan baik pernyataan-pernyataan Sultan Hamengkubuwono X tiga tahun silam itu. Saat itu, kata SBY, dalam dua kali kesempatan berbeda Sultan secara eksplisit menyatakan ketidaksediaannya menjadi gubernur untuk periode ketiga.
Menjelang berakhirnya masa jabatan Sultan sebagai Gubernur DIY periode 2003-2008, masih kata SBY, terjadi dinamika politik. Di tahun 2007 muncul perdebatan, bagaimana kelanjutan DIY setelah habis masa jabatan kedua Sultan sebagai gubernur. "Ada yang bilang lanjut dan ada yang bilang harus ada aturan baru," kata SBY dalam siaran pers yang berlangsung di Kantor Presiden, 2 Desember 2010 lalu.
Tahun itu, saat Sultan berulang tahun ke-61 pada 7 April 2007, dalam orasi budaya di depan publik, SBY mengisahkan, Sultan menyatakan tak bersedia lagi menjadi gubernur setelah masa jabatannya selesai tahun 2008. "Beberapa saat kemudian, 18 April 2007, Sultan kembali menjelaskan tidak ingin menjadi gubernur lagi. Ini saya ikuti dengan seksama," kata SBY.
Bukan hanya tak menginginkan posisi gubernur lagi, Sultan juga mendesak agar pemilihan Gubernur DIY 2008-2013 dilakukan segera. "Tidak perlu ada penundaan, sesuaikan saja dengan berakhirnya masa jabatan gubernur pada Oktober 2008," kata Sultan di Kepatihan Yogyakarta, 8 Agustus 2007, seperti dilansir Kantor Berita Antara.
Bahkan, Sultan HB X ketika itu menyatakan jika memang pemilihan gubernur dianggap mendesak, maka pelaksanaannya bisa ditetapkan melalui Keputusan Presiden, tidak perlu menunggu Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) DIY disahkan. "Kalau menunggu RUUK, belum jelas kapan akan disahkan, karena itu KPUD DIY hendaknya mulai melakukan persiapan untuk melaksanakan pemilihan gubernur," katanya saat itu.
Meski keinginan itu disampaikan secara eksplisit dan disampaikan di depan publik, Presiden Yudhoyono--yang mempertimbangkan situasi politik ketika itu--mengambil inisiatif memperpanjang masa jabatan Sultan sebagai gubernur pada 2008-2011. SBY tak menuruti keinginan Sultan saat itu agar segera digelar pemilihan kepala daerah.
"Alhamdullilah, Beliau bersedia diperpanjang selama tiga tahun. Dalam masa perpanjangan tiga tahun inilah kita ingin dengan jernih memikirkan dan merumuskan UU yang tengah kita godok bersama, yang tepat dan bisa menjawab semuanya," kata SBY.
Tentang keputusan perpanjangan masa jabatannya itu, usai bertemu Presiden di Kantor Kepresidenan pada 7 Oktober 2008, Sultan menyatakan, "Saya tidak keberatan atau mempersoalkan keputusan Presiden, baik melalui Keppres atau Perppu, asal tidak untuk lima tahun karena saya juga punya tanggung jawab lain."
Namun, belakangan, Sultan menjelaskan bahwa pernyataan dia pada 7 April 2007 itu semata merupakan manuver terhadap Pemerintah Pusat. Pada 3 Maret 2008, Sultan menjelaskan bahwa pernyataannya tak bersedia lagi menjadi gubernur itu dikarenakan undang-undang mengatur seseorang hanya boleh menjadi kepala daerah selama dua periode saja. Selain itu, tidak ada aturan hukum yang menyatakan secara eksplisit bahwa Gubernur DIY adalah Sri Sultan Hamengku Buwono X.
"Bunyi Undang-undang 22/1999 maupun Undang-undang 32/2004 adalah keluarga Keraton Yogyakarta dan keluarga Pakualaman. Tidak ada yang menyebut Sultan Yogyakarta sebagai Gubernur DIY," kata Sultan yang diangkat menjadi Gubernur sejak 1998 melalui Keputusan Presiden itu.
Supaya tidak melanggar konstitusi, kata Sultan, dia lebih baik menyatakan tidak bersedia. "Karena undang-undangnya tidak ada. Mana undang-undang yang menjamin saya bisa menjabat ketiga atau keempat kali?" kata dia seperti dilansir harian Kedaulatan Rakyat.
Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada, AAGN Ari Dwipayana, menyatakan, Sultan sebenarnya mendukung sistem di mana gubernur DIY ditentukan melalui penetapan--meski beberapa kali mengungkapkan perlu ada pemilihan. Pernyataan 2007 itu, kata Ari, harus dibedakan dengan pernyataan tahun 2008.
Di tahun 2007, terjadi kebuntuan karena belum ada kejelasan penyelesaian UU Keistimewaan Yogyakarta. Sultan lalu menyatakan tak ingin melanjutkan jabatan gubernur. "Padahal, aspirasi publik sebenarnya menginginkan penetapan," kata Ari.
Pada tahun 2008, Sultan lalu menyatakan pernyataan April 2007 itu sebagai manuver. Di mata Ari, ini membuktikan bahwa Sultan sebenarnya cenderung ingin agar Gubernur DIY ditetapkan. "Secara normatif terkesan berubah-ubah, namun secara ilmu politik, itu manuver," kata Ari saat diwawancara VIVAnews.com.
Saat UGM mengajukan naskah akademik yang menempatkan Sultan sebagai Parardhya (semacam kepala negara, bukan kepala pemerintahan), Sultan juga tidak pernah memberikan pernyataan tegas setuju atau tidak. Saat ditanyakan, apakah mendukung penetapan atau pemilihan, Sultan selalu memulangkan pertanyaan itu. "Tanyakan saja pada rakyat," kata Ari menirukan. (kd)
Badai Musim Dingin Landa Beberapa Wilayah AS
Badai musim dingin yang menerpa Amerika tengah-barat bergerak ke arah timur, menyebabkan suhu sangat dingin dan salju tebal di beberapa wilayah.
Sebuah badai musim dingin yang menerpa Amerika tengah-barat sedang bergerak kearah timur, setelah menyebabkan suhu sangat dingin dan salju tebal yang selanjutnya menghentikan lalu lintas, menyebabkan ribuan pelaku perjalanan terdampar dan memaksa sekolah-sekolah ditutup.Badan Cuaca Nasional menerbitkan sebuah peringatan badai Senin untuk sebagian Michigan. Peringatan itu mengatakan akan ada angin kencang, jangkauan pandang nol, hujan salju berat dan putusnya hubungan listrik.
Warga di negara-negara bagian tengah barat dan timur laut bersiap-siap menghadapi angin dingin yang menusuk tulang, hujan dan salju.
Minggu sore, cuaca parah memaksa pembatalan lebih dari 1400 penerbangan di bandara O’Hare, Chicago. Jalan-jalan raya utama ditutup di lima negara bagian, Illinois, Iowa, Michigan, Minnesota dan Wisconsin.
Di Minnesota, beban salju yang tertimbun menyebabkan sebuah atap fiberglass dari stadion Metrodome Minneapolis ambruk. Sebuah pertandingan Liga Football NFL dipindah ke Detroit dan ditunda sampai Senin karena robohnya atap ini.
Sementara itu di Amerika barat laut curah hujan mencapai rekor. Jalan-jalan terendam air di bagian tertentu negara bagian Washington, di mana peringatan banjir masih berlaku.
Mahasiswa Unair Blokir Jalan
| Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya melakukan pemblokiran jalan Dharmawangsa, Selasa (14/12/2010). Aksi blokir dipicu oleh penangkapan 3 mahasiswa oleh aparat kepolisian saat demo menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Surabaya. Mahasiswa menghentikan aksi setelah 3 temannya dibebaskan dan Waka Polrestabes Surabaya AKBP Tomsi Tohir meminta maaf secara terbuka. |
Jalan di Porong Macet Total
| Puluhan kendaraan terjebak macet di jalur alternatif Porong Kabupaten Sidoarjo, Selasa (14/12/2010). Kemacetan terjadi akibat aksi blokir yang dilakukan korban lumpur Lapindo. Warga pemilik lahan menuntut tanah mereka seluas 17 ribu m2 yang diklaim tanah basah oleh Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), untuk diakui menjadi dan dibeli dengan harga tanah kering. |
LSM SAR Sosialisasi HIV/AIDS di SMKN I Panji Situbondo
SITUBONDO-JTC-,-Dalam rangka menekan jumlah penderita HIV/AIDS dan pemakai NAPZA di Kabupaten Situbondo, Lembaga Swadaya Masyarakat Simphoni Akar Rumput (LSM SAR), melakukan sosialisasi atau memberikan wawasan tentang bahaya laten NAPZA dan HIV/AIDS kepada 100 orang siswa-siswi SMKN 1 Panji Situbondo, Jum’at (19-11-2010).
Sosialisasi yang berlangsung di aula SMKN 1 Panji ini, di buka oleh Waka Kesiswaan, Em. Muzammiel, M.MPd. Dalam pembukaan sosialisasi bahaya NAPZA dan HIV/AIDS tersebut, Em. Muzammiel berharap atau meminta kepada siswanya agar mengikuti sosialisasi dengan baik, dan hasil dari sosialisasi tersebut agar dapat ditularkan kepada siswa-siswi yang lain di SMKN 1 Panji.
Heru Nasution didampingi Tata Wulandari, Purwinanto dan Heru Hartanto ketika menyampaikan materi sosialisasi tentang bahaya laten NAPZA dan HIV/AIDS mendapat sambutan antusias dari 100 pelajar SMKN 1 Panji. Secara lantang siswa-siswi ini mempertanyakan tentang bahaya NAPZA dan HIV/AIDS kepada pemateri. “Pak bagaimana caranya menghindari agar kita tidak tertular HIV/AIDS dan mengetahui orang yang terinsfeksi atau penderita HIV/AIDS,” kata Susan tanya kepada pemateri.
Bukan hanya Susan saja yang melemparkan pertanyaan-pertanyaan bahaya laten HIV/AIDS kepada pemateri. Namun Afandi, Dwi Puspita Sari, Ahmad Faizal, Aji Saka, Lindah, Atika Selvi juga secara kritis mempertanyakan cara pengobatan dan memberikan perlindungan terhadap penderita HIV/AIDS.
Menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan siswa-siswi SMKN 1 Panji ini, Heru Nasution selaku pendiri LSM SAR sekaligus pemateri atau nara sumber sosialisasi tersebut, menjawab secara panjang lebar tentang bahaya NAPZA dan HIV/AIDS itu. “Jika orang sudah terinspeksi HIV/AIDS, maka kekebalan tubuhnya akan melemah dan hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Maka itu, saya berharap kepada siswa-siswi SMKN 1 Panji, Kabupaten Situbondo harus mampu menghindari perbuatan maksiat yang melanggar hukum-hukum agama dan menghindari penggunaan NAPZA yang melanggar hukum pidana,” terang Heru Nasution kepada pelajar SMKN 1 Panji yang mengikuti sosialisasi tersebut.
Bukan hanya itu saja yang disampaikan Heru, kepada pelajar SMKN 1 Panji. Namun, mantan staf ahli bidang kesehatan ini, juga menjelaskan secara rinci tentang bahaya NAPZA dan HIV/AIDS. “Perlu saya sampaikan kepada siswa-siswi disini, bahwa penyakit HIV/AIDS bukan penyakit keturunan maupun kutukan. Namun, penyakit ini akibat perbuatan manusia yang sering melakukan hubungan seks bebas dengan gonta-ganti pasangan dan mengkomsumsi NAPZA dengan cara menggunakan jarum suntik secara bergantian serta ada juga orang yang tertular HIV/AIDS tanpa melakukan proses diatas,” papar Heru Nasution kepada para siswa-siswi.
Sementara itu, Tata Wulandari dihadapan siswa-siswi SMKN 1 Panji mengurai panjang lebar tentang Psikologi dan menceritakan mengenai isteri seorang petinju yang menderita HIV/AIDS. Secara lugas, Tata, memberikan pemahaman tentang bahaya NAPZA dan HIV/AIDS kepada mereka. “Mulai saat ini, mari kita peduli AIDS. Karena Peduli AIDS, Berarti Peduli Diri Sendiri dan Orang Lain,” ajak Tata kepada pelajar SMKN 1 Panji Situbondo. **
Sosialisasi yang berlangsung di aula SMKN 1 Panji ini, di buka oleh Waka Kesiswaan, Em. Muzammiel, M.MPd. Dalam pembukaan sosialisasi bahaya NAPZA dan HIV/AIDS tersebut, Em. Muzammiel berharap atau meminta kepada siswanya agar mengikuti sosialisasi dengan baik, dan hasil dari sosialisasi tersebut agar dapat ditularkan kepada siswa-siswi yang lain di SMKN 1 Panji.
Heru Nasution didampingi Tata Wulandari, Purwinanto dan Heru Hartanto ketika menyampaikan materi sosialisasi tentang bahaya laten NAPZA dan HIV/AIDS mendapat sambutan antusias dari 100 pelajar SMKN 1 Panji. Secara lantang siswa-siswi ini mempertanyakan tentang bahaya NAPZA dan HIV/AIDS kepada pemateri. “Pak bagaimana caranya menghindari agar kita tidak tertular HIV/AIDS dan mengetahui orang yang terinsfeksi atau penderita HIV/AIDS,” kata Susan tanya kepada pemateri.
Bukan hanya Susan saja yang melemparkan pertanyaan-pertanyaan bahaya laten HIV/AIDS kepada pemateri. Namun Afandi, Dwi Puspita Sari, Ahmad Faizal, Aji Saka, Lindah, Atika Selvi juga secara kritis mempertanyakan cara pengobatan dan memberikan perlindungan terhadap penderita HIV/AIDS.
Menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan siswa-siswi SMKN 1 Panji ini, Heru Nasution selaku pendiri LSM SAR sekaligus pemateri atau nara sumber sosialisasi tersebut, menjawab secara panjang lebar tentang bahaya NAPZA dan HIV/AIDS itu. “Jika orang sudah terinspeksi HIV/AIDS, maka kekebalan tubuhnya akan melemah dan hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Maka itu, saya berharap kepada siswa-siswi SMKN 1 Panji, Kabupaten Situbondo harus mampu menghindari perbuatan maksiat yang melanggar hukum-hukum agama dan menghindari penggunaan NAPZA yang melanggar hukum pidana,” terang Heru Nasution kepada pelajar SMKN 1 Panji yang mengikuti sosialisasi tersebut.
Bukan hanya itu saja yang disampaikan Heru, kepada pelajar SMKN 1 Panji. Namun, mantan staf ahli bidang kesehatan ini, juga menjelaskan secara rinci tentang bahaya NAPZA dan HIV/AIDS. “Perlu saya sampaikan kepada siswa-siswi disini, bahwa penyakit HIV/AIDS bukan penyakit keturunan maupun kutukan. Namun, penyakit ini akibat perbuatan manusia yang sering melakukan hubungan seks bebas dengan gonta-ganti pasangan dan mengkomsumsi NAPZA dengan cara menggunakan jarum suntik secara bergantian serta ada juga orang yang tertular HIV/AIDS tanpa melakukan proses diatas,” papar Heru Nasution kepada para siswa-siswi.
Sementara itu, Tata Wulandari dihadapan siswa-siswi SMKN 1 Panji mengurai panjang lebar tentang Psikologi dan menceritakan mengenai isteri seorang petinju yang menderita HIV/AIDS. Secara lugas, Tata, memberikan pemahaman tentang bahaya NAPZA dan HIV/AIDS kepada mereka. “Mulai saat ini, mari kita peduli AIDS. Karena Peduli AIDS, Berarti Peduli Diri Sendiri dan Orang Lain,” ajak Tata kepada pelajar SMKN 1 Panji Situbondo. **
VN:F [1.9.6_1107]
please wait...
Diambil dari : http://www.jurnaltimur.com/peringati-hari-aids-se-dunia-lsm-sar-talk-show-di-cafe-fm-radio.html#ixzz1834OgKD0 Baca dari sumbernya : Peringati Hari AIDS se Dunia LSM SAR Talk Show Di Cafรฉ FM Radio
SITUBONDO,-JTC-Dalam rangka memperingati Hari AIDS se dunia yang jatuh pada hari ini, Rabu 1 Desember 2010 sekaligus memberikan pengetahuan kepada masyarakat Situbondo tentang bahaya laten HIV/AIDS, Lembaga Swadaya Masyarakat Simphoni Akar Rumput menggelar talk show pada acara informasi dan Tip (INTIP) yang disiarakan oleh Cafรฉ FM Radio, Rabu (1/12/2010).Talk Show yang dipandu oleh penyiar Cafรฉ FM Radio, Nina Febri ini, membahas informasi seputar bahaya laten HIV/AIDS di Kabupaten Situbondo yang disampaikan oleh pendiri LSM SAR Heru Nasution. Dalam talk show tersebut, Heru Nasution secara panjang lebar menurai persoalan HIV/AIDS secara gamblang.
Menurut Heru, HIV/AIDS di Kabupaten Situbondo sudah mengkhawatirkan, kasusnya sudah mencapai 87 orang yang hidup denagn AIDS. “Jika hal ini dibiarkan serta tidak dicegah, maka 10 – 20 tahun mendatang, APBD Kabupaten Situbondo tidak akan cukup untuk membiayai penderita HIV/AIDS,” beber Heru pendiri LSM SAR.
Untuk itu, Heru Nasution memohon kepada masyarakat Situbondo agar mau peduli terhadap kasus HIV/AIDS dan mau mencegahnya dengan cara melakukan seks aman, setia pada pasangan, tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian dan hindari pemakaian NAFZA serta jangan melakukan seks bebas.
Talk shaw yang berdorasi kurang lebih satu jam ini, ditutup Tema dan Sub tema Hari Aids se dunia tahun 2010. “Universal Akses dan Hak Asasi Manusia”. Sedangkan sub temanya adalah “Peningkatan Hak dan Akses Pendidikan untuk Semua, Guna Menekan Laju Epidemi HIV di Indonesia Menuju Tercapainya Tujuan Pembangunan Millenium (MDGs)”. **
Menurut Heru, HIV/AIDS di Kabupaten Situbondo sudah mengkhawatirkan, kasusnya sudah mencapai 87 orang yang hidup denagn AIDS. “Jika hal ini dibiarkan serta tidak dicegah, maka 10 – 20 tahun mendatang, APBD Kabupaten Situbondo tidak akan cukup untuk membiayai penderita HIV/AIDS,” beber Heru pendiri LSM SAR.
Untuk itu, Heru Nasution memohon kepada masyarakat Situbondo agar mau peduli terhadap kasus HIV/AIDS dan mau mencegahnya dengan cara melakukan seks aman, setia pada pasangan, tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian dan hindari pemakaian NAFZA serta jangan melakukan seks bebas.
Talk shaw yang berdorasi kurang lebih satu jam ini, ditutup Tema dan Sub tema Hari Aids se dunia tahun 2010. “Universal Akses dan Hak Asasi Manusia”. Sedangkan sub temanya adalah “Peningkatan Hak dan Akses Pendidikan untuk Semua, Guna Menekan Laju Epidemi HIV di Indonesia Menuju Tercapainya Tujuan Pembangunan Millenium (MDGs)”. **
Demo Tolak Bupati Tuban
| Berbagai kalangan melakukan protes terhadap pencalonan Incumbent Haeny Relawati, dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Tuban 2011 nanti, sebagai wakil bupati yang berpasangan dengan Kristiawan, yang maju dari Partai Golongan Karya (Golkar). Setelah LSM melakukan penonalakan terhadap pendaftaran incumbent , kali ini sejumlah seniman yang tergabung dalam Teater Gombal Amoh dari Gerakan Pemuda Kutorejo (GPK) Art Comunity, menggelar aksi pantomin di depan kantor Panwas jalan Pramuka, Kabupetan Tuban, Senin (13/12/2010) sore. |
Tingkatkan Iman dan Takwa, Kantor KB Gelar Pelatihan Shalat Khusyu’
SITUBONDO-JTC,- Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, Kantor Kelurga Berencana Kabupaten Situbondo, menggelar pelatihan shalat khusyu’ yang dilaksanakan di aula lantai II Kantor Sekretariat Pemerintah Kabupaten Situbondo, Sabtu (20-11-2010).
Acara pelatihan shalat khusyu’ yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Aziz dari Surabaya ini, dihadiri kurang lebih 300 peserta. Adapun tujuan dilaksankannya pelatihan shalat khusuk ini, tidak lain untuk mengetahui tata cara shalat yang benar, sehinga dapat menciptakan peningkatan shalat secara khusyu’ dan memberikan bimbingan tentang shalat khusyu’ kepada guru agama SMP maupun MA serta siswa-siswi yang tergabung dalam Osis.
“Tujuan dalam pelatihan shalat khusyu’ ini tidak lain untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, serta memberikan membimbing kepada guru agama agar mau mengembangkan pelatihan atau tata cara melakukan shalat khusyu’ kepada siswa-siswinya,” kata Drs. Syaifullah, Kepala Kantor Keluarga Berencana Kabupaten Situbondo.
Selain itu, Syaifullah juga berharap, kepada para peserta dapat menularkan ilmunya ke orang lain. “Mudah-mudahan dengan dilaksanakan pelatihan shalat khusyu’ ini, para peserta mau menularkan ilmunya kepada orang lain, sehingga pelatihan shalat khusuk tersebut berkembang dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat Situbondo, utamanya masyarakat muslim,” ujar Syaifullah.
Sementara itu, Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto didampingi Wakil Bupati Rachmat SH, M.Hum dalam sambutan singkatnya mengatakan, bahwa pelatihan shalat khusyu’ yang digelar Kantor Keluarga Berencana Kabupaten Situbondo, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan bimbingan agama terhadap para pejabat agar senantiasa ingat kepada Allah SWT. “Mudah mudahan pelatihan shalat khusyu’ ini benar-benar dihayati secara mendalam oleh para peserta, sehingga setelah pelatihan para peserta dapat melaksanakan shalat khusyu’ dengan benar,” ujar bupati.
Ustadz Abdul Aziz, mempraktekan secara rinci dan gamblang tentang tata cara melakukan shalat khusyu’ kepada 300 peserta. Dihadapan para peserta, Ustadz Abdul Aziz menjelaskan, bahwa melakukan shalat khusyu’ itu sangat mudah, apabila dilakukan secara sungguh-sungguh dan percaya dengan kebesaran atau ke Agungan Allah SWT, maka kita akan mendapatkan sesuatu dari kebesaran Allah SWT. Tapi sebaliknya, jika pelatihan shalat khusyu’ ini hanya sekedar diketahui dan tidak dijalani secara serius, maka tidak akan terasa manfaat dari shalat khusyu’ ini.
Bukan hanya itu saja yang disampaikan Ustadz Abdul Aziz dalam memberikan pelatihan shalat khusyu’ tersebut, namun secara panjang lebar beliau memjelaskan bab per bab pengenai tata cara shalat khusyu’ terserbut. **
Acara pelatihan shalat khusyu’ yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Aziz dari Surabaya ini, dihadiri kurang lebih 300 peserta. Adapun tujuan dilaksankannya pelatihan shalat khusuk ini, tidak lain untuk mengetahui tata cara shalat yang benar, sehinga dapat menciptakan peningkatan shalat secara khusyu’ dan memberikan bimbingan tentang shalat khusyu’ kepada guru agama SMP maupun MA serta siswa-siswi yang tergabung dalam Osis.
“Tujuan dalam pelatihan shalat khusyu’ ini tidak lain untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, serta memberikan membimbing kepada guru agama agar mau mengembangkan pelatihan atau tata cara melakukan shalat khusyu’ kepada siswa-siswinya,” kata Drs. Syaifullah, Kepala Kantor Keluarga Berencana Kabupaten Situbondo.
Selain itu, Syaifullah juga berharap, kepada para peserta dapat menularkan ilmunya ke orang lain. “Mudah-mudahan dengan dilaksanakan pelatihan shalat khusyu’ ini, para peserta mau menularkan ilmunya kepada orang lain, sehingga pelatihan shalat khusuk tersebut berkembang dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat Situbondo, utamanya masyarakat muslim,” ujar Syaifullah.
Sementara itu, Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto didampingi Wakil Bupati Rachmat SH, M.Hum dalam sambutan singkatnya mengatakan, bahwa pelatihan shalat khusyu’ yang digelar Kantor Keluarga Berencana Kabupaten Situbondo, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan bimbingan agama terhadap para pejabat agar senantiasa ingat kepada Allah SWT. “Mudah mudahan pelatihan shalat khusyu’ ini benar-benar dihayati secara mendalam oleh para peserta, sehingga setelah pelatihan para peserta dapat melaksanakan shalat khusyu’ dengan benar,” ujar bupati.
Ustadz Abdul Aziz, mempraktekan secara rinci dan gamblang tentang tata cara melakukan shalat khusyu’ kepada 300 peserta. Dihadapan para peserta, Ustadz Abdul Aziz menjelaskan, bahwa melakukan shalat khusyu’ itu sangat mudah, apabila dilakukan secara sungguh-sungguh dan percaya dengan kebesaran atau ke Agungan Allah SWT, maka kita akan mendapatkan sesuatu dari kebesaran Allah SWT. Tapi sebaliknya, jika pelatihan shalat khusyu’ ini hanya sekedar diketahui dan tidak dijalani secara serius, maka tidak akan terasa manfaat dari shalat khusyu’ ini.
Bukan hanya itu saja yang disampaikan Ustadz Abdul Aziz dalam memberikan pelatihan shalat khusyu’ tersebut, namun secara panjang lebar beliau memjelaskan bab per bab pengenai tata cara shalat khusyu’ terserbut. **
Memasarkan Buah Mangga Dinas Pertanian Buka Show Room
Show Room buah mangga yang digagas oleh Dinas Pertanian Kabupaten Situbondo ini, salah satunya bertujuan agar para pembeli buah mangga berkualitas tinggi ini tidak kebingungan untuk memperoleh mangga hasil petani Situbondo.
Dua show room yang sudah berdiri di wilayah Kecamatan Panarukan dan Jangkar Jalur Pantura Situbondo ini, memiliki akses yang cukup startegis, karena lokasinya sangat mudah dijangkau dan dikenali. Sehingga konsumen atau pembeli buah mangga asli Situbondo tersebut tidak susahpayah lagi untuk mendapatkan buah mangga yang akan dijadikan oleh-oleh buat keluarganya.
Dibukanya 2 show room mangga yang di-produksi petani Situbondo, merupakan langkah awal untuk lebih memaksimalkan pemasaran buah mangga Situbondo. Paket buah mangga yang berkualitas ini di-kemas dalam karton atau duzz berukuran sedang, dengan tujuan agar konsumen pleksibel dalam membawa buah mangganya. “Buah mangga berkualitas itu, kita kemas dalam duzz.” Kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Situbondo Ir. M. Sifa.
Untuk lebih memaksimalkan pemasaran mangga yang diproduksi petani mangga Situbondo, sambung Sifa, pihaknya siap untuk mengikuti berbagai kegiatan atau even pameran produk dalam negeri yang bertujuan untuk lebih memperkenalkan buah mangga asal Kabupaten Situbondo. **
VN:F [1.9.6_1107]
please wait...
Dinas Pertanian Malang kembangkan budi daya tembakau dengan merangkul Mitra kerja
Salah satu kegiatan Dinas pertanian untuk menyalurkan dana alokasi cukai tembakau 2009 dan 2010 dengan cara merangkul mitra kerja dibidang pengolahan hasil tembakau, Dalam tahun pertamanya kerjasama dengan PT sadana mengembangankan jenis tembakau Virginia sistem panennya dengan cara (oven atau rajang) dan Berley (diperam) namun belum secara menyeluruh dalam artian untuk pembinaan tehknis petani tembakau maupun sebagai pasar penerima Hasil petani.
Dalam tahun pertama belum bisa mengalokasikan DAC secara langsung kepada petani dalam bentuk sarana produksi, namun menurut kabid Produksi tanaman perkebunan Ir. Meniel Wahyuningsih dinas pertanian baru bisa memberikan bantuan berupa peralatan pertanian semacam gentraktor,pompa air, cangkul baik juga dalam pembinaan, di tahun 2010 ini dinas pertanian secara langsung mendampingi petani baik dalam pengembangan lahan dan sarana produksi, sehingga bila di tahun pertama sinas pertanian melepas langsung petani untuk bekerja sama dengan PT. Sadana dengan sistem pinjam bayar panen namun setelah ditahun pertama dinas pertanian bekerja sama dengan BALITAS (Balai penelitian tanaman serat dan tembakau)untuk pemetaan areal mencari lokasi mana yang berpotensi untuk lahan tembakau maka dari itu ditahun kedua ini menurut beliau pihaknya telah menyiapkan 25 ha untuk lahan tembakau jenis oven dan 50 ha jenis tembakau rajangan. Tentunya dengan survey terlebih dahulu melalui sistem seleksi Calon petani dan calon lahan (CPTL)dengan wadah gabungan kelompok tani yang Tersebar di beberapa kecamatan dikabupaten malang yaitu kec. Donomulyo, kec. Sumberpucung, Kec. Wonosari, kec. Poncokusumo, Kec. Tumpang. Dengan adanya pengembangan lahan yang semakin bertambah menurut Kadis Pertanian kabupaten malang Ir. Purwanto “ selain dengan PT. Sadana kita mengembangkan lagi bekerjasama dengan mitra kerja baru PT.IDS (indonsia Dwi Sembilan) “. dalam kerjasamanya dengan PT. IDS menurut kabid....khusus wilayah tkec. Tumpang mencoba sistem jenis tembakau diperam , kegiatan sosialisai dilaksanakan mulai awal april 2010. Ditahun 2010 ini Dinas pertanian mendapatkan kucuran DAC sebesar Rp. 1.513.789.000,- Milyar turun dari alokasi awal sebesar 2,5 Milyar dikarenakan adanya revisi untuk kelengkapan alat citiscane RSUD Kanjuruhan. Dalam pelaksanaan dilapangan PT. Sadana dan IDS mempunyai kesepakatan dengan para petani tembakau dalam segi hasil panen nantinya hasil panen para petani dinilai dengan gread dan ada petugas lapanga di masing-masing lokasi baik dari IDS maupun Sadana. Sementara Kendala yang dihadapi dilapangan untuk saat ini adalah fakor hujan yang tak kunjung selesai.
Langganan:
Postingan (Atom)

















