Rabu, 15 Desember 2010

CEO MNC Group Raih Entrepreneur of the Year

ENTREPENEUR OF THE YEAR, CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (dua dari kanan) bersama Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto (paling kanan), President Enterprise Asia William Ng (paling kiri) dan Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram saat Asia Pacific Entrepeneur Award 2010 di Jakarta tadi malam.

JAKARTA (SINDO) – CEO Media Nusantara Citra (MNC) Group Hary Tanoesoedibjo meraih penghargaan bergengsi Entrepreneur of the Year dari Enterprise Asia. Pemilik MNC Group itu dinilai sukses dalam menjalankan bisnis di bidang media dan keuangan. Penghargaan sebagai entrepreneur of the year diberikan oleh Enterprise Asia setelah melalui seleksi sangat ketat.Penghargaan ini diberikan kepada pengusaha kelas dunia yang menjadi simbol individu sukses di mata masyarakat dan sukses membangun kerajaan bisnis di bidangnya.

Pengusaha yang mendapatkan penghargaan tertinggi ini diyakini menjadi panutan bagi pengusaha lain dalam mengembangkan bisnis. Untuk semua persyaratan tersebut Enterprise Asia memilih Hary Tanoesoedibjo sebagai individu yang layak menyandang predikat pengusaha terbaik tahun ini. Pria kelahiran 26 September 1965 ini meraih penghargaan dalam Asia-Pacific Entrepreneur Award (APEA) untuk kategori Special Achievement Awards sebagai Entrepreneur of the Year2010.

Hary mengaku bangga dengan penghargaan yang diterimanya. Prestasi yang diraih ini tidak lepas dari dukungan keluarga. ”Terima kasih atas dukungan keluarga yang menjadikan saya seperti sekarang ini,” ungkap Hary Tanoesoedibjo saat menerima penghargaan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, tadi malam. Enterprise Asia adalah sebuah lembaga nirlaba yang berbasis di Kuala Lumpur.

Setiap tahun lembaga ini memberikan penghargaan kepada sosok-sosok sukses di bidang kewirausahaan dari berbagai negara di Asia. Penghargaan dari Enterprise Asia kini menjadi salah satu yang paling bergengsi dan prestisius di Asia. Untuk Indonesia, penghargaan Special Achievement Awards sebagai Entrepreneur of The Year 2008 diberikan kepada CEO Saratoga Capital,Sandiaga Uno. Sementara penghargaan Entrepreneur of The Year 2009 diberikan kepada CEO Para Group,Chairul Tanjung.Pendiri Ciputra Group,Ciputra dan pendiri Lippo Group, Mochtar Riady meraih penghargaan Lifetime Achievement Award 2008 dan 2009.

Hary menjadi kunci utama sukses MNC Group di bidang industri media, dari media elektronik, cetak, hingga online. Dia berhasil membawa media yang berada di bawah bendera MNC Group berkembang pesat di tengah munculnya media-media lain.Hary menilai penghargaan yang diterimanya merupakan buah kerja keras yang dirintisnya dari nol. Ilmu yang diperolehnya selama ini diaktualisasikan untuk membesarkan usahanya.”Penghargaan ini juga sebagai tantangan bagi saya, bukan hanya untuk mempertahankan, tapi juga untuk lebih berprestasi,”katanya.

Menurut dia, peluang membesarkan dan melahirkan entrepreneurmuda sangat besar saat ini.Di tengah perekonomian yang mulai meningkat,peluang bisnis terbuka lebar untuk dikembangkan, terutama oleh generasi muda. Perkembangan jumlah entrepreneur yang baru 0,2% dirasanya masih sangat rendah. Padahal, dibutuhkan sekitar 2% atau 10 kali lipat dari jumlah saat ini. ”Entrepreneuradalah penopang perekonomian kita. Peran pemerintah juga semakin nyata sekarang, jadi ini adalah satu sinyal positif bagi pebisnis di Indonesia,” tandasnya.

Selain Hary Tanoesoedibjo, penghargaan untuk kategori Special Achievement Awards sebagai entrepreneurmuda diraih oleh CEO Bakrie Telecom, Anindya Bakrie. Sebagai pengusaha yang masih muda,Anindya juga dinilai sukses dalam mengembangkan bisnis di bidang telekomunikasi. Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan menilai penghargaan yang diberikan bagi para entrepreneur merupakan hal yang positif. Dia berharap,penghargaan yang diterima oleh para pengusaha bisa menjadi motivator untuk mengembangkan bisnisnya.

”Entrepreneur sangat penting perannya bagi perekonomian kita. Ekonomi kita yang sedang berkembang,merupakan peluang bagi kita semua,”ungkap Syarifuddin. Sudah waktunya bagi generasi muda mengubah cara pandang.Saat ini bukan waktunya untuk mencari pekerjaan, melainkan membuka peluang usaha bagi orang lain.”Kita sesungguhnya punya banyak sekali entrepreneur muda, dan ini yang harus didorong dan terus dimotivasi,” ujar Syarifuddin.

Presiden Enterprise Asia William Ng mengatakan, penghargaan ini sudah digulirkan sejak 2007. Dia melihat dan mendengar banyak kisah sukses yang ditorehkan pengusaha-pengusaha Indonesia. Setiap tahun Indonesia selalu menghasilkan entrepreneur muda yang sukses di bidangnya masing-masing. ”Penghargaan prestisius ini diberikan memang untuk mengapresiasi prestasi dan kesuksesan para pengusaha,”kata William.Korelasi antara entrepreneur dengan pertumbuhan ekonomi memang sejalan dan berkelanjutan. (wisnoe moerti)        

LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PPIP, PNPM DAN BKD 2010 BONDOWOSO DIDUGA SARAT REKAYASA



Berbagai bentuk pelaksanaan kegiatan Program dari Pemerintah baik PPIP,PNPM, dan BKD tahun 2010 di Bondowoso perlu diwaspadai mengingat dari penelusauran di beberapa Desa, banyak dijumpai berbagai macam kejanggalan khususnya pelaksanaan fisiknya bahkan beberapa Media Cetak dan Media Internet sudah menerbitkannya jelas isi berita yang merupakan hasil temuan kalangan LSM maupun Wartawan jelas merupakan akurasi akurasi data data hasil pemantauan di lapangan.

Bila dikaji dari hasil temuan dugaan sebuah penyimpangan, dipastikan laporan pertanggung jawaban kegiatan yang disampaikan diduga kuat sarat dengan rekayasa, sebab secara logika jelas tidak mungkin jika pelaksanaanya menyimpang sedangkan laporan pertanggung jawaban kegiatannya dilaporkan sempurna dan kjadian ini telah terjadi dibeberapa tempat

Sememntara ini beberapa pelaksana program termasuk kepala Desa saat dimintai keterangannya tetap berupaya mengelak dengan alasan semua telah dikerjakan apa adanya, bahkan sempat PNPM digemborkan sebagai program malaikat sehingga elakan tersebut justru memicu wartawan untuk melakukan investigasi apakah benar jika program yang masih berbau dengan sejunah uang benar-benar dialaksanakan apa adanya.(Cip)

Ke Polsek, Jupe Bawa Rekaman Cakar-cakaran

JAKARTA, KOMPAS.com Pedangdut Julia Perez atau Jupe, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak kekerasan terhadap pedangdut Dewi Perssik, akhirnya memenuhi panggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan.
Jupe, yang menumpang Toyota Alphard hitam dengan nomor polisi B 69 7UPE itu, tiba di kantor Kepolisian Sektor Metro Matraman, Jakarta Timur, Kamis (15/12/2010), sekitar pukul 10.15 WIB. Ia didampingi kedua kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, SH, dan Kartika Yosodiningrat, SH.
Kekasih pesepak bola asal Argentina, Gaston Castano, itu sempat meladeni beberapa pertanyaan yang dilemparkan oleh peliput sembari berjalan. "Harus siap," kata Jupe saat ditanya kesiapannya menjalani proses pemeriksaan.
Bersama kedua kuasa hukumnya itu, Jupe sengaja menyiapkan alat bukti sebuah video yang berisi adegan saat dirinya beradu fisik dan cakar-cakaran dengan Dewi Perssik. "Video rekaman dan semuanya (dibawa untuk alat bukti)," tutup Jupe sebelum masuk ke dalam kantor Polsek Matraman.

Natalie Portman: Keindahan Fisik Itu Membosankan

Menurut bintang film Black Swan Natalie Portman (29), keindahan fisik itu membosankan dan ia tak bisa mengerti mengapa sebagian orang, khususnya pria, begitu terobsesi akan penampilan mereka.

Sang aktris mengaku benci dinilai dari penampilannya. "Keindahan fisik bisa menjadi sebuah penghalang, terutama jika itu merupakan satu-satunya hal yang penting bagi orang-orang lain. Saya juga sadar bahwa dianggap menarik bisa menjadi sebuah faktor besar dalam mendapat pekerjaan, dalam profesi saya," tuturnya.

"Keindahan fisik bisa membosankan jika anda bersama seorang lelaki yang terfokus kepada penampilannya atau penampilan anda sepanjang waktu," sambungnya. "Saya mengenal banyak aktor yang betul-betul terobsesi dengan mencipta penampilan tertentu," tuturnya lagi.

Portman tak bisa mengerti akan pesona dari penampilan enak dipandang. Ia menghargai para pria yang yakin akan diri sendiri. "Saya menghargai para lelaki yang yakin akan kemaskulinan mereka, yang tidak perlu berolahraga tiap hari, tak heboh soal penampilan mereka. Saya memilih para pria yang tahu apa yang mereka inginkan dari hidup," kata pacar penari Benjamin Millepied ini.

Ini Lho Wanita Asia Terseksi Sejagat Raya

Mau tahu siapa perempuan Asia paling cantik sejagat raya? Dialah Katrina Kaif (26), aktris Bollywood yang baru-baru ini dinobatkan sebagai Sexiest Asian Woman in the World oleh Eastern Eye, sebuah perusahaan penerbitan yang bermarkas di Inggris.
Si bom seks yang juga mantan kekasih aktor Salman Khan (45) ini menyingkirkan Priyanka Chopra, yang berada di peringkat kedua, diikuti Bipasha Basu dan Freida Pinto di peringkat kelima.
"Saya sangat gembira bisa masuk dalam daftar Estern Eye untuk kali ketiga. Inggris adalah tempat yang khusus bagi saya dan saya sangat bangga dipilih oleh mereka," ujar Katrina menanggapi penobatannya.
Pemilihan Kaif sebagai perempuan terseksi dibuat berdasarkan data-data seberapa banyak para perempuan tersebut difoto serta paling banyak diminta oleh produser film dan penggemarnya.
Sebagai informasi, Kaif lahir di Hongkong pada 16 Juli 1984 dari ayah bernama Mohammed Kaif asal Kashmir, India, dan ibu berdarah Inggris bernama Suzanne Turquotte. Mereka semua merupakan warga Inggris.

http://www.mandirikartukredit.com/

PROMO AKHIR TAHUN PONSEL QUR’AN RAZTEL M850


Raztel M850 merupakan ponsel qur’an dengan design qwerty yang memiliki aplikasi keislaman yang lengkap dan kemampuan mengakses jejaring sosial yang digemari saat ini.

Raztel M850 merupakan perpaduan yang sangat tepat antara ibadah dan gaya hidup.

Keunggulan:
- Melihat teks dan mendengar resitasi suara Al-Qur'an secara bersamaan
- Ayat yang diperdengarkan ditampilkan dengan huruf merah sebagai penuntun bacaan

Fitur Aplikasi Keislaman:
- Al-Qur'an digital lengkap 114 surat
- Teks Arab menggunakan huruf Othmanic
- Resitasi suara dari Syeikh Abdul Rahman Al-Sudais dan Syeikh Ash-Shuraim
- Teks terjemahan dalam 28 bahasa
- Pilihan surat dan ayat yang ditampilkan
- Tafsir Al-Jalalain dan Hadist Muslim
- Waktu Shalat dengan alarm suara Azan
- Arah Kiblat dari kota besar di dunia dan 435 kota di Indonesia
- Panduan Haji dan Umrah

Fitur Ponsel:
- Dual Band GSM 900 /1800 MHz
- Dua kartu dua siaga
- Layar 2.4" TFT LCD 262K warna
- Keypad QWERTY, Trackball dan huruf Arab
- Dual Kamera 1.3 Mega Pixel dan Perekam Video
- SMS, MMS, GPRS dan Internet
- Memori eksternal T-Flash 1 GB
- MP3 dan MP4
- Radio FM
- Bluetooth
- Java, Opera Mini, Facebook, Twitter dan Yahoo Messenger
- Ebuddy, Mig33, Bolt, Snaptu dan Games

Perijinan:
- Dep. Agama No. P.VI/1/TL.02.1/313/2008
- Ditjen. Postel No. 13890/POSTEL/2010
- Dinas Perindag No. 0329/1.824.51/09.03

Dapatkan harga menarik selama masa promosi akhir tahun.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Distributor :
PT. Raztel Solusindo Telematika
Wisma Iskandarsyah C-6
Jl. Iskandarsyah Raya Kav. 12-14
Melawai Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12160
Tel : 021 72789636
Fax : 021 72789638
Email : support@raztel.com
Web : http://www.raztel.com
Authorized Dealers:
Jakarta: (021) 3154890, 7203710, 98957329, 90437815, 63868000, 56959333, 70996000. Depok: (021) 8712175. Bekasi: (021) 94382286, 33696403, 93835706, 92114468. Tangerang: (021) 93176163. Karawang: (0267) 643520, 7048934. Bogor: (0251)8325457. Cilegon: (0254) 389931. Tuban: (0356) 321798. Sukabumi (0266)7041557. Bandung: (022) 30000232, 2506417, 92999081. Yogyakarta: (0274) 3000013, 3275675. Solo: (0271)5858584. Purbalingga: (0281) 5787008. Nganjuk: (0354) 7060100. Surabaya: (031) 60105141. Padang: (0751) 22340.
Pangkal Pinang: (0717) 6013515. Pekan Baru: (0761) 7050972.
Makasar: (0411) 5776021, 5424890. Palu: (0451) 454292. Manado: (0431) 828077. Banjarmasin: (0511) 3365959. Bontang: (0548) 26376. Balikpapan: (0542) 7055988. Pangkalan Bun: (0532) 27072.

Rektor UGM Siap Jembatani SBY-Sultan

Rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Sudjarwadi siap menjembatani pemikiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Sri Sultan Hamengku Buwono X, jika diminta memberi masukan kepada keduanya tentang posisi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurut Sudjarwadi, pandangan filosofis tentang siapa yang seharusnya menjabat Gubernur DIY, antara Presiden dan Sultan sebenarnya sama.

“Secara filosofis kata kunci Presiden SBY tentang demokrasi itu sama dengan kata kunci Sri Sultan HB X yaitu tanyakan kepada rakyat,” kata Sudjarwadi kepada wartawan di kantornya, Rabu, 15 Desember 2010. Menurut dia, kata kunci "Tahta untuk Rakyat" yang diutarakan Sultan Hamengku Buwono IX yang diikuti Sri Paku Alam VII juga merupakan hakikat demokrasi.

Dengan demikian, tak ada perbedaan filosofis baik antara Sri Sultan HB IX, Sri Sultan HB X, Presiden SBY, dan Sri Paku Alam VII maupun VIII. Hanya saja yang belum ditemukan adalah instrumentasi implementasi kesamaan filosofis itu ke dalam format undang-undang. “Instrumentasi implementasi kesamaan filosofis yang diwujudkan dalam format undang-undang ini yang belum ditemukan,” katanya.

Untuk menemukan instrumentasi terbaik bagi kesamaan filosofis antara pemikiran Presiden SBY dengan Sri Sultan HB X dalam format undang-undang itulah, Rektor UGM menyatakan siap memberikan usul tentang instrumentasi terbaik itu melalui proses konsultatif dengan Presiden dan Sultan HB X.

Usulan itu, kata Sudjarwadi, tentu akan disempurnakan lagi melalui kebijakan bersama antara Presiden SBY dan Sri Sultan HB X sebagai pemimpin bangsa. Usulan tersebut merupakan kombinasi sinergis antara pemikiran Presiden SBY dan Sri Sultan HB X. “Tentu aspirasi masyarakat maupun hasil rapat paripurna DPRD DIY kemarin sebagai pelengkap untuk mengkombinasi pemikiran beliau berdua nantinya,” ujarnya.

Sudjarwadi mengaku telah melakukan kontak-kontak informal dengan berbagai pihak untuk menyatukan kesamaan pemikiran tersebut. Sayangnya, dia enggan menyebut pihak mana saja yang telah menjalin kontak dengannya soal ini. Ia yakin masalah jabatan Gubernur DIY akan segera terpecahkan. “Mungkin jawabnya belum kita temukan sekarang tapi dengan komunikasi budaya yang bagus akan kita temukan segera,” ujarnya.

Semantara itu Sekretaris Jenderal Keluarga Alumni UGM, Budi Susanto Wignyosukarto mengatakan sebanyak 70 akademisi akan melakukan pertemuan Kamis 16 Desember 2010 esok untuk membahas keistimewaan Yogyakarta. “Nanti akan ada kajian akademis tentang keistimewaan Yogyakarta,” katanya.

Sri Mulyani Soroti Birokrasi RI





WASHINGTON DC: Sri Mulyani Indrawati, Direktur Pelaksana Bank Dunia yang juga mantan menteri keuangan RI, menilai Indonesia perlu memiliki birokrasi yang bersih dan efisien serta kepastian hukum, agar potensi pertumbuhan ekonomi yang sebenarnya dapat dicapai.
"Ini PR Indonesia untuk tumbuh, karena persepsi sudah sangat positif. Stabilitas positif. Prospek luar biasa tingginya, permintaan domestiknya luar biasa besar. Jadi Indonesia full of potential untuk pertumbuhan tinggi dan kualitasnya harus bagus," tuturnya di Washington DC hari ini.
Menurut dia, Indonesia perlu membangun institusi. Artinya, kata Sri, Indonesia membutuhkan pemerintahan yang baik, di mana birokrasinya efisien dan bersih. Kemudian, dari sisi hukumnya juga harus baik sehingga kalau terjadi perselisihan komersial, pengadilan bisa menyelesaikan secara bersih juga.
"Jadi para pelaku bisnis menjadi paham, oh ini yang terjadi. Jadi mereka tidak melakukan second guessing. Ini paling penting, karena kemudian kepastian dan kredibilitas dari mekanisme itu akan membuat [pertumbuhan ekonomi] Indonesia elevate even more [lebih naik lagi]. Jadi kalau sekarang bisa tumbuh 5%, 6% atau bahkan 6,5%, kita bisa tumbuh lebih tinggi.”
Apalagi, tegasnya, modal sudah mulai memasuki perekonomian Tanah Air. Tenaga kerja juga makin baik, meskipun dia menyarankan tenaga kerja terampil juga harus makin diperbanyak dan kontrak dengan serikat pekerja harus diperbaiki untuk menciptakan suasana kondusif.
"Teknologi, kita bisa impor. Yang menjadi persoalan itu [adalah] institusi. Institusi itu adalah, kalau dari sisi pemerintah, birokrasi, pengambilan keputusan, proses pengambilan keputusan. Dari sisi legal adalah kerangka hukum kita," jelasnya.
Oleh karena itu, sistem pengadilan harus makin baik, kapasitas para penegak hukum harus makin positif dan kuat untuk bisa menciptakan kepastian bagi semua pihak. Rakyat perlu dilindungi dari sisi kepastian hukum supaya tahu bagaimana harus komplain atau bagaimana mendapat kompensasi kalau sampai terkena kasus.
"Investor juga perlu kepastian hukum. Karena ketika menanamkan uangnya, dia mengerti bagaimana harus berhubungan dengan rakyat sekitarnya, dengan pemda, dengan para penegak hukum, supaya dia tidak menjadi korban. Pemerintah dari pusat, provinsi, kabupaten harus sepakat menciptakan itu [kepastian hukum]," kata Sri Mulyani.(yes)

Lapak-Lapak Kekecewaan Kaum Intelektual





Setahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditandai demonstrasi masih di banyak kota di Indonesia. Masih, karena kekecewaan yang mewujud dalam bentuk unjuk rasa merebak sampai ke kota-kota kabupaten.
Satu tahun pemerintahan SBY periode kedua, terlepas dari perdebatan elite tentang indikator kinerja, hadir dengan akumulasi perkaya yang menumpuk sehingga menggelorakan ketidakpuasan. Perkara lama dan perkara baru tumpuk menumpuk.

Apresiasi adalah sikap spontan publik terhadap apa yang tangible. Mereka tidak perlu repot-repot  mencari angka-angka untuk menjelaskan apa yang dirasakan.
Di sinilah letak perkara besar dengan pemerintahan sekarang. Antara retorika dan implementasi tidak nyambung. Retorika yang bagus-bagus dan sangat bijaksana berbenturan sangat diametral dengan fakta yang hidup dan dirasakan publik sehari-hari.
Ada jarak yang semakin menyingkirkan publik dari proses dan substansi pemerintahan.
Pemerintahan dipraktikkan sebagai pembahasan agenda oleh segelintir elite dan berhamba pada interst group yang sangat sedikit. Ya partai, ya DPR, ya birokrasi.
Kekecewaan publik yang kemudian menjelma menjadi revolusi, dari pengalaman sejarah, terjadi karena terlalu sedikit orang menikmati keuntungan dari penderitaan terlalu banyak dalam proses bernegara. Bibit-bibit itu mulai hadir dalam demonstrasi yang merebak pada setiap momentum.
Adalah paradoksal ketika SBY yang sangat dikenal dengan politik pencintraan, memimpin pemerintahan yang semakn merosot kadar apresiasi publik. Berarti ada yang salah.
Karena itu haruslah fokus pada upaya mempersempit apa yang diomongkan dengan apa yang dibuat dan dirasakan manfaatnya. Pemeritahan ini hanya memiliki satu-satunya good guy pada diri SBY. Yang lain tidak jahat, tetapi belum menjadi ikon yang memperkuat harapan.
Logika-logika manipulasi yang berlindung di balik jorgan kepentingan umum, demi hukum, misalnya, harus juga dipahami publik bahwa itu benar adanya, ketika logika itu meruncing kekecewaan, berarti adalah persempit jaka antara harapan dan kenyataan.
Masyarakat yang menderita karena proses penyelesaian perkara apa saja di tangan negara, tidak boleh diperlakukan sebagai pengemis keadilan. Orang yang menggelar lapak-lapak kekecewaan dalam demonstrasi kemarin adalah wakil dari banyak sekali warga yang secara tidak adil dirugikan. Ini salah satu yang memelorotkan apresiasi publik.
Masih ada empat tahun untuk membuktikan bahwa SBY memang bisa. Semoga tahun depan momentum tahun kedua pemerintahan diisi dengan apresiasi publik yang semakn demonstratif.

Indonesia Optimistis Kalahkan Philipina

[JAKARTA] Tim Nasional (Timnas) Indonesia optimistis mengalahkan Filipina pada babak semifinal Piala AFF Suzuki yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (16/12). Demikian dikatakan asisten pelatih Indoneaia Wolfgang Pical di Jakarta, Rabu (15/12).


"Memang Filipina yang ini berbeda dengan dulu-dulu. Filipina tim kuat, terbukti mereka hanya kemasukan satu gol di babak grup lalu," kata Pical.


Pical berharap banyak dari dukungan penonton yang akan memenuhi stadion. "Saya berharap akan dapat mencetak banyak gol," tambahnya.


Dia juga gembira karena tiadanya atlet yang cedera. Semua pemain dalam kondisi fit dan siap bermain.


Pical juga mewaspadai kehebatan dua mantan pemain Chelsea, Philip dan James Younghusband. Menurutnya, dua pemain ini merupakan aktor permainan Filipina. "Kami akan membuat mereka tidak bersinar, katanya.


Soal teknis, seperti strategi bermain, Pical tidak mau membicarakannya.


Di kubu Filipina, seperti dituturkan pelatih Simon Alexander McMenemy, siap mengeluarkan segala kemampuan mereka.

"Kami berangkat tidak berpikir untuk menang, tetapi bermain sebaik mungkin," kata pelatih asal Inggris ini.

McMenemy kecewa karena timnya tidak dapat bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Padahal, saat ini masyarakat Filipina tengah dilanda euforia karena prestasi tim yang untuk pertama kalinya ke babak semifinal.

"Saat latihan terakhir menjelang berangkat, kami ditonton lebih dari 3.000 penonton. Dan itu jumlah yang spektakuler. Sepakbola tengah disukai dan mulai mendapat tempat di Filipina," katanya.


Filipina juga tidak akan merasa takut bermain di hadapan pendukung favorit tuan rumah. Mereka tahu bagaimana bermain di depan pendukung lawan.

Memang, ketika menghadapi tuan rumah yang juga bertahan Vietnam di babak grup, Filipina mampu membungkam tuan rumah dengan skor 2-0. Ini tentu yang harus diwaspadai Firman Utina dan kawan-kawan.[W-11 ]

Majalah Lama: "Pandji Masjarakat" Edisi Perdana




Penerbit: Tak Ada Keterangan. Alamat: Djalan Madjapahit 28/3, Djakarta. Pimpinan Umum: Moh. Faqih Usman. Pimpinan Redaksi: Dr. H. Abdulmalik Karim Amrullah (Hamka); Jusuf Abdullah Puar. Pimpinan Usaha: M. Joesoef Ahmad.

Penyebar kebudayaan dan pengetahuan selaras dengan perjuangan reformasi dan modernisasi Islam. Terbit tengah bulanan, setiap tanggal 1 dan 15. Seperti tertulis di pengantar redaksinya, majalah ini akan menititik-beratkan tugasnya dalam lapangan kebudayaan dan pengetahuan umum populer yang diselenggarakan dengan perjuangan yang membawa modal reformasi dan modernisasi dalam Islam.

Menjelang ulang tahunnya yang kedua, majalah ini dibredel oleh penguasa Orde Lama. Edisi terakhirnya adalah nomor 32, Oktober 1960. Enam tahun kemudian, atas izin dari Pemerintah Kabinet Ampera, majalah ini terbit lagi pada 5 Oktober 1966. Mereka menggunakan nomor 1 (satu) lagi untuk edisi baru ini. Nama penerbitnya: Jajasan Nurul Islam. Alamat redaksinya pindah ke Mesdjid Agung Al-Azhar, Kebajoran Baru, Djakarta.

Majalah yang tampak di blog adalah Edisi I/Tahun I/15 Djuni 1959. Harga; Rp. 4,-

KOLEKSI MAJALAH KUNO http://koleksikemalaatmojo.blogspot.com/2008_12_01_archive.html

Filipina Kembalikan Istana Marcos

foto Imelda Marcos saat berkampanye untuk menjadi anggota kongres. REUTERS/Romeo Ranoco






Manila - Bekas Ibu Negara Filipina, Imelda Marcos, 81 tahun, kemarin girang bukan kepalang. "Aku akan mendapat kado natal yang istimewa," katanya. Kado itu tak lain adalah keputusan yang dikeluarkan Mahkamah Agung Filipina terhadap sejumlah harta milik mendiang Presiden Filipina Ferdinand Marcos yang disita negara atas tuduhan korupsi selama menjabat.

Dalam putusannya, Mahkamah Agung menyatakan mengembalikan properti di tepi pantai dengan 17 kamar dan sebuah kolam renang yang berdiri di lahan seluas 42 hektare itu. "Tak ada bukti bahwa properti di Pulau Leyte itu diperoleh secara tak wajar," demikian dikatakan Mahkamah Agung, sebagaimana dilansir The Inquirer. 

Juru bicara Komisi Kepresidenan, Nick Suarez, mengaku keberatan atas putusan Mahkamah Agung. "Kami akan mengajukan banding," ujarnya. Maklumlah, harta itu disita semasa Presiden Corazon Aquino, ibu Presiden Benigno Aquino, berkuasa setelah aksi demo besar-besaran menumbangkan rezim Marcos. 

Marcos ditengarai memiliki kekayaan sebesar US$ 10 miliar, yang diduga diperoleh secara ilegal selama 21 tahun berkuasa. Komisi Kekayaan Negara sejauh ini telah menyita sekitar US$ 6,5 miliar plus uang tunai dan asset bernilai US$ 1,97 miliar. Ferdinand Marcos, yang didakwa bersalah, keburu wafat pada 1989 di pengasingan di Hawaii, Amerika. 

Imelda kembali ke Filipina pada 1991. Anak dan bekas pendukung suaminya menyusul kemudian. Imelda, yang dikenal mengoleksi 1.220 pasang sepatu, lantas terjun ke dunia politik. Mei lalu, ia pun terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Kongres Filipina. Putranya terpilih menjadi senator dan putrinya menjabat gubernur di sana.

Serangan Balik Sang Tangan Kanan

majalah tempo Serangan Balik Sang Tangan Kanan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md. dan hakim Akil Mochtar membawa kasus dugaan pemerasan yang diangkat ahli hukum tata negara Refly Harun ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Refly belakangan malah terpojok. Hujan lebat mengguyur Perumahan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu, 22 September lalu. Siang itu, bersama rekannya sesama ahli hukum, Maheswara Prabandono, pengamat hukum tata negara Refly Harun bergegas memasuki sebuah rumah besar di kompleks itu. Sang tuan rumah, Bupati Simalungun Sumatera Utara Jopinus Ramli Saragih, sudah menunggu. Mempersilakan tamunya masuk, sahi bulbait menghidangkan teh panas dan penganan kecil. Sekretaris Jopinus, Jumadiah Wardati, duduk di ruang tengah.
Pekan-pekan itu kemenangan Jopi nus dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Simalungun tengah diuji di Mahkamah Konstitusi. Ini lantar an tiga pasangan lainnya, yang kalah dalam pemilihan pada 30 Agustus lalu, memperkarakan perolehan suara yang diraup pasangan Jopinus Saragih dan Nuriaty Damanik. Siang itu, kepada Refly dan Maheswara, kuasa hukum yang mewakilinya menghadapi gugat an pesaingnya yang kalah itu, Jopinus mengaku sudah bertemu dengan hakim konstitusi Akil Mochtar. Akil adalah ketua panel hakim yang menangani gugatan itu. "Saya kaget mendengarnya," kata Refly.
Jopinus tak membuka informasi di mana dan kapan pertemuan itu terjadi. Dia hanya menyatakan telah menemui Acil-demikian, menurut Refly, Jopinus memanggil Akil Mochtar bersama dua kerabatnya. Adapun Akil ditemani seseorang.
Saat Refly menebak bahwa orang yang menemani Akil adalah T.M. Nurlif anggota Badan Pemeriksa Keuangan, kini tersangka dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Bank Indonesia Jopinus mengangguk. Refly mafhum karena sebelumnya ia mendapat informasi dari kliennya yang lain, yang juga beperkara di Mahkamah Konstitusi, bahwa Nurlif adalah penghubung Akil.
Menurut Jopinus, saat bertemu dengan Akil, ia dimintai duit oleh sang hakim Rp 1 miliar agar posisinya aman. Jika tidak, permohonan salah satu calon akan dikabulkan dan pemilihan kepala daerah Simalungun digelar ulang. Skenarionya, perolehan suara kandidat urutan kedua (Kabel Saragih dan Mulyono) akan digugurkan dengan dalil penggunaan ijazah palsu (lihat "Petunjuk Saksi Itu"). Tak mau ambil risiko, Jopinus menyetujui permintaan tersebut. Semula, Jopinus mengaku, Akil minta Rp 3 miliar.
Membuktikan dirinya tak membual, Jopinus lantas menunjukkan amplop besar berlogo salah satu bank pemerintah kepada dua tamunya. Isinya, dolar Amerika Serikat senilai Rp 1 miliar. Menurut Jopinus, uang itu bakal diserahkan kepada Akil. Jopinus juga membocorkan putusan uji materi bekas Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI Susno Duadji serta bekas Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra yang, menurut dia, didapat dari Akil. Perkara Susno bakal ditolak dan Yusril diterima. "Sepekan berselang, dua perkara itu diputus dan bocoran itu benar," kata Maheswara kepada Tempo.
Lantaran ada permintaan Akil, kepada tamunya, Jopinus mengaku kantongnya kini kempis. Kepada Refly, ia minta diskon untuk biaya pengacara. Refly, yang mengaku kaget mendengar cerita Jopinus, langsung melontarkan gagasan untuk melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi. "Tapi Jopinus melarang," kata Refly.
Sebulan kemudian, Refly meradang saat mendengar konferensi pers Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md. Jumpa wartawan itu digelar Mahfud untuk membantah desas-desus yang menyebutkan hakim MK bisa "dibeli". "Mahkamah Konstitusi bersih seratus persen," kata Mahfud. Sepekan setelah pernyataan itu, Refly menulis opini di harian Kompas dengan judul "MK Masih Bersih?".
Tak hanya menyinggung kasus Si malungun, Refly juga menyebut dua contoh lain perihal kebobrokan Mahkamah Konstitusi: kisah seorang gubernur yang gagal "bernegosiasi" dengan seorang hakim. Juga pengakuan sejumlah orang yang ditemuinya di Papua, yang menyatakan sudah habis belasan miliar rupiah untuk disetor ke hakim Mahkamah.
Tulisan ini membuat Mahkamah Konstitusi meradang. Mahfud meminta pakar hukum tata negara itu menjadi ketua tim investigasi untuk membuktikan kebenaran tulisannya. Mahfud mengancam akan memperkarakan Refly jika tidak bisa membuktikan tulisannya. "Kalau terbukti, saya yang akan mundur," kata Mahfud.
Refly lantas menunjuk pengacara Adnan Buyung Nasution dan wartawan senior Bambang Harymurti sebagai anggota tim. Mahkamah menunjuk pengacara Bambang Widjojanto dan guru besar hukum Universitas Andalas, Padang, Saldi Isra, untuk bergabung dengan tim itu. "Saya bersedia karena keterlibatan saya bermanfaat untuk penegakan hukum kita," kata Saldi. Dibentuk 8 November, tim diberi waktu sebulan untuk membuktikan tuduhan Refly.
l l l
KETEGANGAN meningkat di ruang rapat Mahfud Md. di lantai 15 gedung Mahkamah Konstitusi, Senin, 8 November lalu. Hari itu digelar pertemuan antara tim investigasi dan sejumlah hakim konstitusi. Beberapa hakim misuh-misuh perihal tulisan Refly. Mereka meminta Refly membuktikan tiga hal yang dituduhkan kepada mereka. "Tulisan itu merusak kredibilitas institusi," kata Mahfud. Tim menolak permintaan itu. Mereka memilih hanya akan mendalami satu kasus, yakni pengakuan Jopinus. "Karena ada bukti permulaan dan petunjuk yang kuat," kata Bambang Widjojanto.
Digelar 26 Agustus lalu, pemilihan kepala daerah Simalungun diikuti lima pasangan calon. Ketika Jopinus dan Nuriaty ditetapkan sebagai pemenang, tiga pasangan yang kalah menuding kemenangan itu sarat kecurangan. Awal September, tiga pasangan yang keok membawa kasus ini ke Mahkamah Konstitusi. Majelis hakim yang menangani sengketa pemilihan kepala daerah Si malungun ini diketuai Akil Mochtar dengan anggota Hamdan Zoelva dan Muhammad Alim.
Refly menuliskan pengakuan Jopinus saat bertemu dengan dirinya September lalu dalam bentuk testimoni. Inilah bahan awal tim investigasi. Bambang Widjojanto ditunjuk jadi pemimpin harian karena Refly dianggap punya konflik kepentingan. Tim menyepakati beberapa prosedur: setiap anggota yang menemui saksi wajib didampingi satu anggota lain. Setiap pemeriksaan minimal dilakukan tiga anggota. "Ini karena anggota tim terdiri atas dua kelompok: mereka yang ditunjuk Refly dan mereka yang ditunjuk Mahkamah Konstitusi," kata Bambang.
Baru pada pekan kedua tim menetapkan lima orang untuk dimintai keterangan. Kelimanya adalah Refly Ha run dan Maheswara Prabandono (pengacara), Jopinus Ramli Saragih (calon bupati), Jumadiah Wardati (sekretaris Jopinus), serta Syahmidun Saragih (ketua tim sukses pemenangan Jopinus dan suami calon wakil bupati Nuriaty Damanik). Refly menuturkan Syah midun besar kemungkinan adalah orang yang menemani Jopinus bertemu dengan Akil. Dihubungi Tempo, Syahmidun menyatakan ia tak mau bicara masalah ini.
Refly dan kawan-kawan sadar, tak mudah mengorek keterangan saksi yang mengetahui aksi pemerasan itu. Mereka lalu mengatur strategi: sebelum meme riksa Jopinus, mereka terlebih dulu akan memeriksa saksi-saksi pendukung. "Ini strategi bubur panas, dari pinggir dulu baru ke tengah," kata Bambang Widjojanto. Di Jakarta, tim meminta keterangan Maheswara.
Pekan ketiga, tim praktis vakum. Para anggota disibukkan pekerjaan masing-masing. Bambang Widjojanto, misalnya, tengah mengikuti seleksi pemimpin KPK. Baru pada Minggu, 28 November, tim mulai meminta keterangan saksi di luar Jakarta. Saksinya adalah Jumadiah Wardati, yang tengah berada di Rumah Sakit Efarina Etaham, Purwakarta. Minus Adnan Buyung, anggota tim Ahad pagi meluncur ke Purwakarta.
Kepada para investigator, Jumadiah membenarkan pertemuan Jopinus dengan Refly dan Maheswara. Tapi ia tak mendengar secara jelas pembicaraan mereka. Jumadiah mengaku Jopinus menunjukkan amplop cokelat kepada Refly dan Maheswara yang berisi duit dolar. Uang itu setahunya untuk biaya pengacara.
Kepada tim, Jumadiah memberikan informasi berharga lain. Kata dia, sopir Jopinus bernama Purwanto pernah bercerita bahwa ia diminta sang majikan menyerahkan uang kepada seorang hakim. Sialnya, informasi itu menjadi pepesan kosong karena kepada tim, yang juga menemuinya di Purwakarta, Purwanto membantah cerita Jumadiah. Dia menyatakan tak pernah memberikan duit kepada satu hakim pun.
Pantang pulang dengan tangan hampa, dari Purwakarta empat anggota tim terbang ke Simalungun untuk menemui Jopinus. Mereka datang ke kota yang terletak sekitar 150 kilometer dari Medan itu tanpa memberi tahu tuan rumah. Malang tak bisa ditolak, yang dicari ternyata tak ada-baik di kantor maupun di rumah dinas. Di Simalungun para investigator hanya bisa menemui Syahmidun, ketua tim sukses Jopinus. Syahmidun mengaku pernah menanyakan perkara pemilihan kepala daerah Simalungun ke Jopinus. Calon bupati itu, ujarnya, hanya menjawab, "Beres."
Dari Syahmidun pula tim mengetahui Jopinus tengah berada di Batam untuk menghadiri acara yang digelar Departemen Dalam Negeri. Disusul ke Batam, lagi-lagi tim investigasi gigit jari. Belakangan, Jopinus dikontak via telepon. Berpuluh kali dihubungi, ia tak menjawab. Baru malam hari Jopinus merespons. Ia mengaku berada di Pekanbaru dan bersedia ditemui untuk memberikan keterangan. Tapi janji tinggal janji, setelah itu Jopinus tak lagi bisa dihubungi.
Di akhir pekan menjelang tenggat kerja tim, muncul kejutan. Dirwan Mahmud, calon Bupati Bengkulu Selatan, yang pernah kalah beperkara di Mahkamah Konstitusi, memberikan laporan kepada tim. Dirwan mengaku diperas seseorang yang mengaku anak hakim dan seorang panitera bernama Makhfud. Tim berhasil mendapatkan keterangan dari Dirwan dan Makhfud bahwa ada transaksi haram Rp 58 juta dalam kasus itu (lihat "Bola Panas Sengketa Pilkada").
Rabu sore pekan lalu, tim Refly menyerahkan hasil kerjanya ke Mahfud Md. Untuk Simalungun, tim menyimpulkan terjadi pertemuan antara Jopinus dan Refly. Namun perihal pertemuan dengan hakim dan penyerahan uang kepada hakim, tim tak mendapat bukti. "Kami tidak bisa menelisik lebih jauh," kata Bambang Widjojanto. Tim merekomendasikan, jika ada pelanggaran pidana, kasus ini mesti dibawa ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Kasus Bengkulu Selatan juga dilaporkan ke Mahkamah. Perkara kedua dianggap tim punya indikasi pidana lebih kuat. Ketua Mahkamah Konstitusi berjanji akan mendalami laporan kedua itu.
l l l
REFLY Harun terenyak saat Mahfud Md. dengan lugas menyebutkan detail kasus yang dilaporkan timnya, Kamis pekan lalu. Sehari sebelumnya, tim meminta Mahfud tidak menyebut nama saat mengumumkan hasil investigasi. "Kita kedepankan asas praduga tak bersalah," kata Refly. Tapi Mahfud punya alasan. Ia menilai, jika tidak menyebut nama, justru lembaganya akan diserang publik. "Nanti kami dikira bohong," kata Mahfud.
Dari hasil investigasi itu, Mahfud berkesimpulan tim tidak bisa membuktikan kebenaran tulisan Refly. Dua hal yang dituduhkan, kata dia, sama sekali tidak didalami. Soal Simalungun, menurut dia, tuduhan itu tidak terbukti. "Seribu persen saya percaya Pak Akil," katanya. "Dia tangan kanan saya," kata Mahfud. Karena tidak terbukti, ujarnya, ia tak akan mundur seperti yang pernah ia janjikan.
Akil Mochtar menilai hasil kerja tim laksana sampah. "Tidak ada bedanya dengan rumor-rumor yang selama ini beredar," ujarnya. Ia membantah soal Nurlif yang disebut-sebut "kepanjangan" tangannya. "Dulu memang kami satu partai, tapi saya tidak pernah berhubungan," katanya (lihat "Mereka Menfitnah Saya").
Nurlif sendiri membantah. Dihubungi via telepon, dia mengaku tidak punya kaitan dengan kasus itu. "Tidak ada urusan," katanya.
Di Purwakarta, Tempo melacak Jumadiah. Dihubungi Jum at pekan lalu, bekas sekretaris Jopinus itu tu tup mulut rapat-rapat. "Nanti saya dimarahi bos," katanya menghiba.
Serangan balik kini justru mengarah kepada Refly. Jumat pekan lalu, Mahfud dan Akil Mochtar melaporkan indikasi percobaan penyuap an dalam sengketa pemilihan kepala daerah Simalungun ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Yang disasar adalah Jopinus, Refly, dan Maheswara. Ketiganya itu, ujar Akil, dinilai mengetahui percobaan penyuapan dalam perkara yang tengah ditangani Mahkamah Konstitusi.
Ditemui Tempo, Kamis pekan lalu, Jopinus membantah semua cerita Refly. Dia mengaku tak pernah bertemu dengan Refly di rumahnya di Pondok Indah. Senin pekan ini, Jopinus menyatakan akan melaporkan Refly ke polisi. "Dia telah mencemarkan nama baik saya."
Refly mengaku tak gusar menghadapi semua serangan. Kata dia, kapan pun ia siap diperiksa KPK dan polisi. Menurut Refly, ia senang jika KPK turun tangan mengusut kasus ini. "Biar semuanya jelas, siapa salah-siapa benar."
Anton Aprianto (Jakarta), Soetana Monang Hasibuan (Simalungun), Nanang Sutisna (Purwakarta)
Tiga Menyulut Bara
Dalam tulisannya, "MK Masih Bersih?", ada tiga hal yang membuat Mahkamah Konstitusi kebakaran jenggot atas tulisan Refly itu. Tiga hal itu:
1.Ketika berkunjung ke Papua, saya mendengar keluhan dari peserta pertemuan bahwa pilkada tidak perlu lagi. "Setelah habis banyak dalam pilkada, nanti habis juga untuk bersengketa di MK. Ada yang habis Rp 10�12 miliar untuk MK."
2.Ada juga cerita negosiasi yang gagal. Hakim meminta uang Rp 1 miliar. Pemohon, calon gubernur, hanya sanggup memberikan garansi bank senilai itu. Karena ditunggu sampai sore tidak juga cair, negosiasi gagal dan permohonan dicabut.
3.Saya pernah melihat dengan mata kepala sendiri uang dolar AS senilai Rp 1 miliar yang, menurut pemiliknya, akan diserahkan ke salah satu hakim MK.

Kades dan Perangkatnya Tuntut Kenaikan TPP dan ADD

aya/zonaberita.com)
Setelah sempat melakukan pemblokiran Jl Raya Surabaya-Madiun, akhirnya ribuan perangkat desa se-Kabupaten Madiun, diperkenankan masuk ke gedung dewan oleh pihak kepolisian setempat, Senin (13/12/2010).
Aksi unjuk rasa yang dilakukan masa menuntut kenaikan Tunjangan Penghasilan Perangkat (TPP) dari Rp 620.000 Tahun 2010 menjadi Rp 720.000 per bulan Tahun 2011, dan kenaikan Alokasi Dana Desa (ADD) dari 10 persen dalam APBD Tahun 2010 menjadi 15 persen dari APBD Tahun 2011.
Korlap aksi, Andang Taruna mengatakan jika kenaikan TPP Rp 720.000 per bulan dan
harus dibayar setiap bulan harus disahkan.
Selain itu, lanjutnya, penghasilan tetap Kepala Desa Rp 1.000.000 per bulan Tahun 2011 juga harus disahkan. Serta menaikan ADD dari 10 persen naik menjadi 15 persen dari APBD Tahun 2011.
“Tuntutan kami sesuai janji Bupati Madiun sebelumnya. Bahwa TPP akan disesuaikan
dengan UMK. Tetapi dalam kenyataannya TPP Tahun 2010 lalu hanya Rp 620.000, padahal
seharusnya Rp 660.000 seuai UMK. Makanya, TPP Rp 720.000 per bulan dan harus dibayar
tepat waktu,” terang Perangkat Desa Gading, Kecamatan Balerejo.
Diberitakan sebelumnya, karena tidak diperbolehkan masuk ke gedung wakil rakyat,  seorang orator yang berada di atas truk dan memegang pengeras suara memerintahkan ribuan perangkat desa yang mengikuti aksi unjuk rasa memblokir JL Raya Surabaya – Madiun.
Setelah sempat bersitegang beberapa menit dan Jl Raya Surabaya-Madiun macet total hampir selama 1 jam, baik dari arah Surabaya maupun dari arah Madiun, massa akhirnya diperbolehkan petugas kepolisian masuk ke gedung dewan. (aya/isp)

Post Metadata

http://www.berniaga.com/

Jember dan Lumajang Diguyur Abu Vulkanik Bromo

Guyuran abu Gunung Bromo tidak hanya di wilayah Lumajang, tetapi juga menimpa sebagian wilayah barat Kabupaten Jember. Bedanya, guyuran abu Bromo yang menimpa warga Jember hanya tipis dan tidak selebat di Lumajang.



Informasi yang berhasil dihimpun, uuyuran hujan abu di Jember sampai di Pasar Yosorati kecamatan Sumber Baru. Akibat guyuran hujan abu, warga banyak yang terganggu penglihatanya alias kelilipen. Bahkan Sekolah SMK Negeri 1 Sumber Baru juga diguyur abu dan mengotori halaman lembaga pendidikan itu.

Sementara warga yang berada di perbatasan Lumajang-Jember di wilayah Kecamatan Jatiroto juga merasakan abu gunung Bromo yang berada di Kabupaten Probolinggo. "Hujan abu juga sampai di wilayah jember," kata Sayyidi, Guru SMK Negeri 1 Sumber Baru pada beritajatim.com, Selasa (14/12/2010).

Menurut dia, meskipun ada guyuran hujan abu Bromo, tidak sempat menganggu aktivitas warga. "Meski ada hujan abu warga disini tetap beraktivitas," ujar dia.

Sekretaris Satlak PB Pemkab Lumajang, Rochani mengatakan, guyuran hujan abu Bromo juga sampai di perbatasan Lumajang-Jember tepatnya di Desa/Kecamatan Yoso Wilangun. "Hujan abu bromo kali ini memang besar kayak hujan abu Semeru," ungkap Rocahni.

Guyuran hujan abu Bromo yang menguyur wilayah Lumajang dan sebagian wilayah Jember, menurut Rochani dipengaruhi arah angin. "Ya abu Bromo ke Lumajang dikarenakan arah angin," jelasnya. [jb 3/beritajatim.com]