Jumat, 17 Desember 2010

Warga Tamansari Bondowoso Unjuk Rasa, Desak Bupati Tutup SPBE

Tepat pada pukul 11.30 WIB, Hari Selasa (24/11) siang tadi, puluhan warga Kelurahan Tamansari berunjuk rasa ke halaman gedung dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Bondowoso, Jawa Timur (Jatim). Adapun opsi atau tuntutan puluhan warga tersebut menginginkan/mendesak  Bupati Bondowoso, H. Amin Sa’id agar segera menutup stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) di Kelurahan Tamansari.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun kompasiana.com di lapangan menyebutkan bahwa, setelah ngeluruk dan menyalurkan aspirasinya ke halaman kantor DPRD, puluhan warga tersebut meneruskan menyampaikan aspirasinya ke jalan depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Jawa Timur (Jatim).
Dan di jalan depan kantor tepat di depan pintu gerbang Pemkab tersebut, puluhan warga yang berjalan kaki/long march dari halaman Kantor DPRD ke depan kantor Pemkab tersebut akhirnya berorasi sembari meneriakkan yel-yel: “Tutup SPBE di Tamansari! Tutup SPBE di Tamansari…..!!!”
Dan wargapun  tetap ngotot berupaya akan menemui Bupati Bondowoso guna membicarakan kemudharatan SPBE di Kelurahan Tamansari tersebut. (ANS)
12905185971385305944
puluhan warga Tamansari Bondowoso Demo SPBE

Malam Ini Aku di Kota Hantu

ini malam aku tiba di kota hantu yang
telah bersahabat denganku
dan segumpal debu itu tak lagi ada
aku memakai sepatu
disaksikan ibu……..
Kota Hantu, ujung Oktober 2010

Kakek Samuri Merenggut Keperawanan Tosi di Kebun Kopi, Digrebek Warga

Tosy
Tosy

Untuk urusan libido/hasrat seksual bagi seorang lelaki mungkin tidak ada ujung pangkal umurnya. Karena libido itu terus ada selama hayat di kandung badan. Seperti halnya juga libido dari seorang kakek yang bernama Samuri dalam usia 60 tahun ini tampaknya selalu menemani di mana kesempatan dan cuaca dingin itu datang menyelimutinya, Samuripun tidak mungkin lagi mempedulikan siapa yang ada di depannya. Tidak terkecuali dengan wanita yang telah lupa ingatan alias gila di Dusunnya sendiri di Dusun Curah Putih, Desa Telogo Sari, Kecamatan Tiris, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim).Adalah Tosy (34), wanita hilang ingatan itu yang telah diperawani oleh  kakek Samuri saat Tosy sedang berada di sebuah kebun kopi yang jauh dari rumahnya. Dan kedatangan Tosy ke kebun kopi tersebut adalah atas ajakan kakek Samuri dengan cara diming-imingi sesuatu. Namun ternyata sesampainya di kebun kopi, kakek Samuripun menggagahi Tosy dengan berkali-kali, hingga nyaris robek alat vital wanita malang itu.

Namun tampaknya dewi fortuna masih sedikit berpihak kepada Tosy, karena salah satu warga ada yang melihat Kakek Samuri dan Tosy sedang main “kuda-kudaan” di kebun kopi, dan warga yang lainnyapun berbondong-bondong datang menggerebek adegan tidak senonoh yang dilakukan kakek bermoral bejat tersebut.
Tosy pun langsung diamankan warga dan kakek Samuri dibawa ke rumah kepala desa Telogo Sari. Dan di rumah kepala desa ada banyak warga desa, anak pelaku, dan juga tentunya ada juga keluarga korban. Dalam ‘sidang’ di rumah Kades tersebut, anak pelaku tidak mengakui bahwa bapaknya (kakek Samuri-red) tidak pernah melakukan sebuah pemerkosaan terhadap Tosy, dan dia meminta hal tersebut dilanjutkan ke jalur hukum alias ke Mapolres Probolinggo.
Dan, walhasil, Tosypun divisum di Mapolres. Hingga kini kasus tersebut masih dalam penanganan pihak Perlindungan Perempuan & Anak (PPA) Polres Peobolinggo, Jawa Timur (Jatim). (ANS)

Majalah Edukasi Nan Seksi, Majalah Edukasiku Bergizi

Setelah sekian lama vakum dari peredaran karena miss menejemen yang tak berarti, kini majalah edukasi news terbitan dari Kabupaten Situbondo, Jawa Timur (Jatim),  mulai berbenah diri. Kini, ibarat seorang gadis perawan nan cantik, majalah edukasi yang kini terbit full color (semua halaman berwarna-red) sudah berani mulai terbit dengan jumlah 48 halaman. Sungguh luar biasa, majalah dalam level dan lingkup kabupaten berani tampil beda beda setelah mempercantik tampilan wajahnya. Kini, majalah Edukasi News  terbit selain dengan tampilan cantik nan seksi, majalah inipun tampil memberikan bacaan-bacaan yang bergizi bagi para pembacanya.
Kemarin pagi, Minggu (31/Nopember 2010), bertempat di Kecamatan Panarukan, sejumlah wartawan dan jajaran redaksi majalah Edukasi News menggelar rapat dengan tema perkembangan majalah Edukasi News ke depan. Bertempat di rumah, sang pemimpin Perusahaan, Haidy Sughandi, MB rapat tersebut berlangsung.
Dalam sambutan di tengah-tengah berlangsungnya rapat  itu, Haidy Sughandi, MB sempat memberikan pengarahan kepada para wartawan dan segenap jajaran Redaksi Majalah Edukasi News.
“Hari ini di rumah saya ini, saya menyatakan membuka rapat ini dengan harapan agar perkembangan penerbitan majalah Edukasi kita yang kita cintai ini ke depan menjadi lebih baik dan cerah, setelah lama tidur dalam kevakuman. Dan saya juga berharap kepada para wartawan agar mampu memberikan sesuatu yang berarti bagi majalah kita ini, karena kalau kita memetik salah satu sabda rasulullah yakni sebaik-baik manusia itu, adalah manusia yang mampu memberikan manfaat bagi manusia yang lainnya,” ujar Haidy Sughandi mengakhiri sambutannya.
Semoga berkibar selamanya, MAJALAH EDUKASI NEWS!!

Petani Rumput Laut di Desa Alas Rejo Tak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

Sekelompok petani rumput laut di Dusun Kebon Rejo, Desa Alas Rejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) dalam dua tahun terakhir ini tampaknya harus bermodal sendiri. Sementara antara modal dengan pendapatan laba yang diharapkan tampaknya tidak selalu sebanding. Untuk itu para petani tersebut mesti bertekad membentuk kelompok-kelompok tani agar pemerintah mau memberikan bantuan.
Namun meskipun telah membentuk kelompok-kelompok, pemerintah yag dalam hal ini Dinas Perikanan & Kelautan Kabupaten Banyuwangi tidak jua mengucurkan dana bantuan bagi mereka. Padahal produksi rumput laut di tempat mereka cukup produktif sekali.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun kompasiana
Rumput Laut Banyuwangi Mulai Dilirik Investor.
Rumput Laut Banyuwangi Mulai Dilirik Investor.

menyebutkan bahwa produksi rumput laut di Dusun Kebon Rejo itu sempat bisa panen 3 hari sekali dengan produksi 3 hingga 5 ton.  Menurut salah satu bagian pemasaran (Mohamad Zainuri) kelompok tani yang bernama “PENA MAS” (Peduli Nasib Masyarakat) mengatakan, “Untuk harga satu kilo rumput laut yang basah itu adalah Rp 1.100 dan harga rumput laut kering adalah Rp 9 ribu, sedangkan panen kami yakni 3 hari sekali mampu menembus berkisar antara 3 hingga 5 ton, akan tetapi pemerintah sidah dua tahun ke sekarang belum juga memperdulikan kami, yang artinya belum pernah mengucurkan dana bagi kami,” ujar Mohamad Zainurio kepada sejumlah wartawan di tepi pantai, Minggu (10/10).
Sementara itu ketika pihak Dinas Perikanan & Kelautan dihubungi terkait keluhan salah satu petani, dalam hal ini Ir. Suryono mengatakan,”Kita sdah menanggapi keluhan para petani, tapi mereka justru yang gak ngerti, diberi bantuan lantas dia asal comot anggota kelompok, kan repot bagi kami? Sedangkan orang yang bukan di bidangnya laut tiba-tiba direkrut jadi anggota kelompok tani,” ujarnya.

Kedatangan Luka ke Sekian Kali

Sore kemarin luka itu datang lagi
menyapamu ketika gerimis jatuh
di tengah kota
sore kemaarin luka itu datang lagi
menunggangi berderet kata
yang tak berdosa
ia bersama kata-kata
hanya berdiri di beranda hatimu
yang tak sudi lagi menerima kedatangannya
sementara semak belukar sajak
telah menghadangnya
 :menjagamu!!
luka
luka

Kota Ibu, Kota Hantu, Penuh Kenangan Debu

Aku pasti pulang ke kota ibu
kendati kota ibu kini
jadi kota hantu di ruang hatiku,
Aku pasti pulang ke kota ibu
karena kota ibu yang telah
mengajari aku bersepatu
kendatipun kini penuh kenangan berdebu
ada juga banyak kenangan pahit yang
tidak perlu mata dunia menatapnya.
Aku pasti pulang, bu
tunggu aku di kota hantu itu…

 Negeri Puisi, Awal Juli 2010.

Aku Telah Pulang ke Negeri Puisi

Kalau kau tanyakan
kenapa aku tak pulang ke kota ibu?
Aku sudah pulang ke negeri puisi
dan berpijak di bumi jiwa merdeka
di negeri puisi ini
aku terlahir sebagai manusia baru
manusia baru yang menyongsong demokrasi hakiki
manusia baru yang cerdas dan bebas
tak terhimpit oleh kekangan kecenasan
dan hatikupun damai dalam keabadian
Negeri Puisi, Medio Juni 2010

Tembang Orde Baru

Ketika Gus Dur mangkat pergi
sudah mulai kuhirup aroma orde baru dan
kudengar tembang soeharto
Ketika kutulis kebenaran dalam sebuah reportase di website
aku dilaporkan ke polisi
demokrasi telah disusung keranda mati
akankah ada lagi kisah wiji tukul versi aku?
awal Juni 2010

Pagi Ini

Pagi ini kutulis puisi
bak penyair Chairil Anwar
bangkitkan semangat hidup lagi
Sebelum aku mati
mestinya harus ada yang
terkenang meski aku
tak sehebat Joyoboyo dan Ronggowarsito
Perbatasan Malang-Blitar, Akhir april 2010.


Aku dan Senja

Aku dan senja telah berdamai
di bibir pantai
bahwa antara kami berdua telah saling
berjanji akan bertemu
dalalm kisaran waktu yang tak ingkar
di bibir pantailah
aku dan senja menunggumu……..
Malang, pra Mey 2010

Menengok Pabrik Batu Bata yang Nyaris Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah

Jer basuki mowo beyo, artinya, untuk menggapai sebuah kebahagiaan memanglah harus memerlukan pengorbanan. Pepatah Jawa lama tersebut tampaknya memang sudah relevan dengan sebuah keberadaan pabrik batu bata yang belokasi di Dusun Peng-Kepeng, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, Jawa Timur (Jatim).
Pasalnya, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun kompasiana di lapangan menyebutkan bahwa, pengelola pabrik batu bata yang bernama Sumarwiya (50) ini sudah nyaris sepuluh tahun merintis usaha percetakan batu bata meskipun harus bermodalkan dengan uang pinjaman dari rentenir yang mematok bunga pinjaman sebesar Rp 10 persen.
Ketika kompasiana berupaya mewawancari Sumarwiyah di rumahnya mengatakan,”Untuk ongkos produksi rinciannya terdiri dari ongkos tukang cetak batu bata dalam per seribu-nya itu ongkosnya adalah Rp 50 ribu, beli kayu satu truk adalah lima ratus ribu, sekam satu truk harganya juga Rp 500 ribu, ongkos bakar per 1000 bata adalah Rp 125 ribu, nah, untuk memilik modal seperti itu saya pertama kali merintis usaha ini harus menggadaikan sepeda motor ke rentenir dengan bunga Rp 10 persen, mas,” ujar sumarwiyah di rumahnya akhir minggu lalu kepada kompasiana.
Ketika ditanyakan apakah pernah memperoleh bantuan dana dari pihak pemerintah, Sumarwiya menjelaskan bahwa tempat usahanya yang telah dikelolanya sudah sepuluh tahun itu pernah ditinjau oleh ppihak pemerintah dalam hal ini adalah Dinas Koperasi  (Diskop UKM) Situbondo, namun para petugas survey hanya berjanji saja akan dikucurkan suntikan modal untuk perusahaan batu batanya selama ini. (ANS).

JENG

Jeng…
seandainya
bulan belum juga purnama
jangan kau undang aku
atas nama luka
sebab luka adalah teman teman tidur yang menyiksa
Jeng…
seandainya
aku telah usai
menerjemahkan bahasa hati
ke dalam bahasa kata,
jangan kau katakan kepada dunia
bahwa siti nurbaya telah menggadaikan hatinya
kepada sang tuan tanah datuk maringgih
Jeng…
seandainya kau berikan
gelapnya malam untukku
akan kulayari gelap itu
dengan biduk kesabaran
hingga kutemui sejuta subuh yang damai
Situbondo, ujung Pebruari

Gerimis Malam di Banyuwangi

gerimis mencurah pada malam yang separuh, di Banyuwangi
menyeret hati
pada pintu pemakaman luka
aku yang sendiri berjalan menyisir jarum
jam yang tak pernah lelah
biar saja yang telah terpatri masih menjajah
ketermanguanku,
aku masih menerjang sunyi
gerimis pada malam yang separuh, di banyuwangi
menghentak mendera mengingatmu
Banyuwangi, 2000

Revitalisasi Lelah

Seberat apapun, beban mesti dipikul, katamu
namun kepergianmu menambah kesunyianku
dan rasanya tak sanggup lagi menanggung semua beban yang kau
letakan di pundakku, rasa lelah dan sangsipun semakin dalam melukai sukmaku
hingga menusut tubuhku, begitu ujarmu pada lembar almanak
seputih kapas cintamu, semerah saga darah, kesetiaanmu mendidihkan gelisahku
kupungut lagi, lakon dan berserpih mutiara lelah
berserakan di sepanjang pantaimu
betapa hatiku kian lapar melukai semuanya ini
ketika fajar datang lagi menjemputku dari balik tirai
aku terperanjat melihat tugas-tugas kita yang semakin memberat saja
menumpuk dalam kisi-kisi sukma. melihatnya saja urat leherku meregang
namun kau pergi juga, ujarmu lagi, menangisi keajaiban cinta
bias dari semua gelisah, kuhentikan lelah yang melilit tubuhku
namun ketegangan memuncak di ulu hatiku.
seberat apapun, beban mesti dipikul, ulangmu lagi
masih terngiang di hatiku.

catatan kaki: puisi saya ini pernah dimuat di harian pagi RADAR BANYUWANGI edisi Sabtu, (tanggalnya lupa, April 2000)

Pada Separuh Malam, 8 Pebruari 2008

Hujan yang
sajak banjir
sajak banjir
Mengguyur sejak sore di kotaku tak seorangpun
Menduga tentang awal luapan air akan menoreh
Di sepotong hati mereka yang kehilangan segalanya dicinta, segalanya dipuja, kini harus luluh lantak
Pada separuh malam tepat pukul 9.30 WIB
Aku yang gundah gulana memikirkan nasibku tiba-tiba
Kepanikan menyergap benak orang-orang
Luapan air yang tak punya bahasa kata
Menyeruak ke jalan-jalan jantung kotaku, jantungku dan
Jantung mereka berdebar!! Tidak percaya
Inikah yang dinamakan murka tuhan? Inikah keserakahan hatiku dan hati mereka terhadap alam?
Oh tuhan…..!!
Suratku dan surat-surat kalian yang telah tersirat
Dalam rangkuman doa-doa telah kukirimkan dengan selembar kerinduan: namun banjir menerobos doa-doa itu
Dan yang tersisa adalah puing-puing harapan, selebihnya, sejumput luka…..
Air bah yang menyapa jalan-jalan kotaku, menggali luka-lukaku yang kemarin, luka-luka mereka yang kehilangan segalanya.
Situbondo, 10 Pebruari 2008

Kartu Seluloid Itu, Terlupakan Karena Luka

percakapan antara kita
di dalam kartu seluloid
yang tidak pernah kau adakan sebelumnya
dan ia datang dengan sendirinya menghampiri
kesendirian hatimu
di negeri tirai bambu itu
Memang pernah ada
percakapan kita berdua di atas gerbong kereta
yang menembus belantara senja
kini masih tersimpan di kartu seluloid
yang kini tidak kau kehendaki
namun percakapanmu dan percakapanku ada
tersimpan di relung nuranimu
Memang pernah ada
suaramu dan suaraku.
Situbondo, 06

Saluran Drainase Buruk, Jalan Sucipto Banjir

Hujan gerimis yang mengguyur sejak pagi tadi hingga pukul 12. 00 WIB, Jumat/17/12/2010 telah membuat para pengguna jalan di jalur lalu lintas Jalan Sucipto, Situbondo, Jawa Timur harus berhati-hati. Pasalnya, saluran sistem drainase di jalan tersebut sempat digenangi air yang meluap dari sungai di sisi sebelah kanan jalan. Air sungai yang sampai meluap ke badan jalan tersebut telah membuat pengendara berjalan dengan hati-hati. Jalan yang menghubungkan ke Pelabuhan Kalbut itu memang menjadi langganan luapan air sungai di sisi kanan. / ANS.

Para Calon TKI Tak Takut Resiko Bekerja di Luar Negeri

Bekerja di luar negeri dianggap sebagai tiket untuk keluar dari kemiskinan, dan untuk mencapainya para calon TKI rela mengambil resiko.


Hampir tujuh juta warga Indonesia bekerja di luar negeri – mencari penghasilan yang lebih besar dari pada di dalam negeri. Hampir separuh dari para Tenaga Kerja Indonesia atau TKI adalah perempuan, kebanyakan bekerja di Timur Tengah sebagai pembantu rumah tangga atau PRT.
Kondisi kerja mereka bisa berbahaya – sebagian disiksa atau bahkan dibunuh. Beberapa organisasi Muslim besar di Indonesia mendesak penghentian pengiriman perempuan untuk bekerja di negara-negara Arab. Namun, banyak calon TKI yang tidak khawatir bekerja di luar negeri.
Sekitar separuh TKI bekerja di dunia Arab. Dan sekitar 90 persennya adalah perempuan yang ingin bekerja di negara Muslim. Yuniyanti Chufaizah, dari Komisi Nasional Hak-hak Perempuan mengingatkan bahwa bekerja di luar negeri ada resikonya. Menurutnya, salah satu sebabnya karena di sebagian negara, PRT tidak diperbolehkan meninggalkan rumah-rumah majikan mereka sendirian untuk mencari bantuan jika terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan.

Yuniyanti mengatakan, “Para PRT di Arab Saudi dianggap sebagai isu domestik, jadi hal ini bukan urusan departemen tenaga kerja. Itulah sebabnya salah satu duta besar kita mencoba menggunakan jaringan agama untuk memecahkan masalah tersebut.”

VOA - H. Murdock
Bekerja di luar negeri memiliki resiko yang berat, khususnya bagi tenaga kerja perempuan, akibat kekerasan oleh majikannya.
Banyak TKI tersandung masalah di luar negeri dari para majikan yang mengelabui atau menyiksa mereka. Sebagian perempuan diperkosa atau dibunuh oleh majikan mereka.

Kelompok-kelompok tenaga kerja dan perempuan mengeluhkan pemerintah Indonesia melakukan terlalu sedikit untuk meindungi TKI-nya, meskipun pemerintah memuji para TKI atas devisa senilai enam juta dolar yang mereka kirim ke Indonesia setiap tahunnya.

Arab Saudi dan Indonesia tidak memiliki perjanjian untuk memastikan agar kontrak yang ditandatangai para PRT, dihormati.

Hasilnya, 12 organisasi Muslim di Indonesia mendesak penghentian pengiriman perempuan ke negara-negara Arab karena kurangnya peraturan, membuka pintu bagi pelecehan.
Sulam Iqbal, Sekretaris Jenderal Nadhlatul Ulama, organisasi Muslim terbesar di Indonesia mengatakan,  “Laki-laki boleh pergi. Tetapi untuk perempuan, kita harus tunggu sampai Nota Kesepahaman ditandatangani. Kami ingin melindungi mereka.”

Indonesia dikagetkan dengan beberapa kasus baru-baru ini mengenai dua perempuan di Arab Saudi: Sumiati, PRT yang disiksa majikannya, dan Kikim Komalasari yang jenazahnya ditemukan di tempat sampah. Berita tersebut terdengar ketika jutaan Muslim sedang melakukan ibadah haji.

Nuryanah, seorang calon TKI perempuan yang hendak pergi ke Arab Saudi mengatakan, “Perasaan takut memang ada. Kalau bisa menelepon kantor di sana, cari cara. Pernah sama teman-teman seperti itu “gimana ya nanti?” Ya namanya manusia kita hanya bisa berusaha, siapa tahu nasib kita baik, kita berdoa saja.”

Kedua saudara perempuan Nuryanah bekerja di Timur Tengah. Mereka memiliki majikan yang baik, dan upah mereka memungkinkan mereka membeli rumah, sapi dan sawah untuk menanam padi.

Itulah tiket untuk keluar dari kemiskinan, dan untuk mencapainya, kata Nuryanah, ia rela mengambil resiko.

Hasil Riset: Penggunaan Internet dan Ponsel Meningkat Tajam di Dunia

Pertumbuhan akses komputer menolong jejaring sosial menjadi fenomena global, khususnya bagi kalangan berpendidikan di bawah usia 30 tahun.

Sebuah jajak pendapat memperlihatkan penggunaan telepon seluler (ponsel), komputer, dan jejaring sosial telah meningkat secara dramatis di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir, dan hal ini tidak hanya terjadi di negara-negara kaya.
Pusat Penelitian Pew mengatakan lebih dari 80 persen warga Rusia kini memiliki telepon seluler, atau naik sepuluh kali lipat dibandingkan tahun 2002. Kenya melihat peningkatan tajam serupa dalam penggunaan telepon seluler pada periode yang sama, sementara Yordania, Argentina, Tiongkok dan Indonesia juga mengalami peningkatan luar biasa.
Komputer juga meningkat di negara-negara yang sama, meskipun peningkatannya tidak sedrastis telepon seluler.
Pertumbuhan yang pesat akan akses terhadap komputer telah memicu situs-situs jejaring sosial menjadi fenomena global, khususnya di antara kalangan berpendidikan tinggi di bawah usia 30 tahun.
Survey Pew memperlihatkan hampir separuh warga di Amerika menggunakan Facebook, MySpace dan jejaring sosial serupa dikarenakan ingin berhubungan dengan keluarga dan teman-teman.
Empat dari 10 warga di Polandia, Inggris dan Korea Selatan menggunakan jejaring media sosial, sama seperti sepertiga lainnya di Perancis, Spanyol, Rusia dan Brazil.
Sekitar satu dari lima orang di Tiongkok, Meksiko, Kenya, Mesir dan Nigeria, kini menggunakan jejaring sosial.

http://www.voanews.com/indonesian/video-audio/

Jaringan Blog

Obama: Ada Kemajuan di Afghanistan, Tetapi Rentan

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan Amerika dan para sekutunya di Afghanistan membuat banyak kemajuan dan akan memulai transisi menuju kendali Afghanistan tahun depan.
Presiden Obama mengumumkan kajian pemerintahannya mengenai strategi di Afghanistan dan Pakistan hari Kamis di Gedung Putih. Ia mengatakan Amerika tidak akan goyah dalam memerangi al-Qaida, yang para pemimpinnya kata Obama menghadapi lebih banyak tekanan terkait perekrutan anggota, pelatihan dan perjalanan. Tetap saja, ia mengatakan al-Qaida masih menjadi ancaman dan terus menargetkan Amerika.
Obama juga mengatakan keberhasilan yang dibuat pasukan internasional dan Afghanistan membuat Taliban di Afghanistan tetap “rapuh dan bisa berubah lagi.”
Kajian presiden mengatakan kerjasama yang lebih besar diperlukan dari Pakistan agar tidak ada lagi tempat aman bagi para teroris yang mendiami daerah perbatasan dengan Afghanistan. Ia juga mengatakan hubungan Amerika dengan Pakistan “kokoh, tetapi tidak seimbang”.
Juga berbicara di Gedung Putih hari Kamis, Menteri Pertahanan Robert Gates mengatakan Amerika yakin Pakistan bisa dan harus melakukan lebih banyak lagi untuk menutup masuknya pemberontak lewat perbatasan.

http://www.voanews.com/english/news/