PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) menargetkan pertumbuhan kredit dapat mencapai 22% pada 2011 mendatang. Ini sejalan dengan arahan dari Bank Indonesia (BI) agar loan to deposit ratio (LDR) dijaga di level 78%.
"Kami tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian. Rencana ekspansi kredit 2011 akan tumbuh sekurang-kurangnya 22%," ungkap Direktur Utama BSIM Freenyan K. Liwang usai penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Jakarta, Senin (13/12).
Menurut Liwang, penyaluran kredit sebagian besar akan masih disalurkan pada kredit komersial, kredit kepemilikan mobil, sektor usaha kecil dan menengah yang dilakukan dengan cara kerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Konsumen dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) serta koperasi.
Hingga Oktober 2010, perseroan telah menyalurkan kredit sebesar Rp6,7 triliun. Dengan mengacu penyaluran kredit pada 2010, maka tahun depan diperkirakan perseroan akan mengucuran kredit senilai Rp8,29 triliun.
"Untuk memenuhi target hingga akhir tahun, kami akan menyalurkan kredit sebesar Rp100 miliar dengan tetap ditopang sektor komersial mencapai 60%,รข€ terang dia. (OL-5)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar