Sabtu, 18 Desember 2010

WARGA DESA PATEMON JADI KORBAN PUTING BELIUNG

Sungguh malang nasib yang dialami Murais al P.Rip (38) warga Desa Patemon Rt.15/Rw.3 Kecamatan Tlogo Kabupaten Bondowoso,berakhir tewas akibat keganasan angin Puting Beliung yang terjadi pada hari Selasa,30 Nopember 2010 yang sempat terbawa pusaran angin sampai menempuh jarak puluhan meter dan akhirnya korban terhempas ke areal persawahan setelah terlebih dulu menghantam sebuah pohon.

Dari keterangan beberapa saksi yakni warga setempat, awal mula kejadiannya bermula ketika Korban akan membereskan dan memasukkan padi yang dijemur di atas terpal namun tiba-tiba pusaran angin menggulungnya bersama terpal dengan ketinggian mencapai ratusan meter dan akhirnya korban terhempas bersama terpal di areal persawahan yang sempat menggulungnya setelah terlebih dahulu menghantam sebuah pohon , sedangkan teman yang lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Selain memakan korban jiwa dasyatnya Puting Beliung itu juga menelan kerugian yang cukup besar bagi pemilik Selep Padi, milik Pahu sebab sebagian kayu berikut atap gudang berupa seng turut terbawa pusaran angin yang cukup dasyat, namun bencana tersebut tidak sampai menelan korban warga sekitarnya

Setelah dikonfirmasi langkah yang diambil Kepala Desa Patemon, Camat Tlogo menjelaskan jika hal tersebut sudah ditindak lanjuti dengan segera selang setelah kejadian tersebut, sebab ini merupakan salah satu bencana alam

Sampai sejauh ini istri korban, Misyami al B.Rip (30)tetap bersikap tabah menerima kejadian itu meskipun kejadian yang dialami suaminya cukup tragis namun apapun alasannya ini merupakan takdir dari Yang Maha Kuasa dan bantuan sebesar Rp.2,250 jt dari Pemilik selep padi cukup memnbatunya tinggal menunggu uluran tangan dari Pemerintah Daerah Bondowoso.(cip/Kir)

Tidak ada komentar: