Ribuan ikan di ranu Klakak Desa Tegal Randu Kecamatan Klakah mati mendadak, Sabtu (18/12/2010). Matinya ribuan ikan itu. disebabkan air di ranu mengandung belerang yang menyengat.
Informasi yang berhasil dihimpun dari warga, peristiwa matinya ikan di ranu klakah yang berada dikaki gunung Lamongan-Lumajang-Jawa Timur iiti disebut "Koyok". Kejadian itu dikarenakan adanya peningkatan aktivitas Gunung Lamongan dan mengeluarkan asap belerang melalui Ranu bukan dari Puncaknya.
Akibat ribuan ikan yang mati alias teler akibat belerang yang keluar dari Ranu, warga berebutan untuk menangkap baik dikonsumsi sendiri dab dijual.
"Kalau ikan mati akibat Ranu Klakah mengandung belerang, setiap tahun terjadi," kata A'ak Abdullah Al Kudus, salah satu warga Desa setempat.
Menurut dia, koyok yang terjadi di Ranu Klakah sudah terjadi 2 hari lalu. Bahkan kanduang belerang pada air ranu masih tetap terjadi, sehingga secara terus menerus ada ikan mati.
"Ini sudah 3 hari ini terjadi koyok, sehingga banyak ikan yang mati," ungkapnya.
Banyaknya ikan yang mati dan teler di Ranu Klakah banyak warga dari luar desa berdatangan untuk menangkap. Warga yang hendak mencari ikan akibat Koyok menggunakan jala dan panah dari bambu.
"Kalau koyok kayak gini, kita bisa mencari ikan dengan mudah,' kata Sulaiman, warga Desa Ranuyoso Kecamatan Ranyoso.[har/ted]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar