Kejuaraan drum band bupati cup ke- IXtelah berlangsung di Pemkab Banyuwangi.
Minggu, 26 Desember 2010
Drum Band Kejurkab ke IX di Banyuwangi
Drum Band Kejurkab ke IX di Banyuwangi
Kejuaran drum band bupati cup ke - IX telah berlangsung lancar di depan kantor Pemkab Banyuwangi Jawa Timur (Jatim).
Drum Band Kejurkab ke IX di Banyuwangi
Hujan Abu, Warga Situbondo Gunakan Masker
Hujan abu vulkanik dari aktivitas gunung Bromo yang mengguyur sejak pagi tadi di Situbondo, Jawa Timur (Jatim) tepat pukul 06.00 WIB telah membuat lingkungan sekitar kabupaten tersebut gelap dan menyebabkan jarak pandang agak kabur dan menyebabkan saluran p[encernaan terkontaminasi oleh abu. Akhirnya warga Kabupaten Situbondo memilih memakai masker pengaman agar tidak kemasukan abu vulkanik tersebut.
Hal itu sempat dialami salah satu warga Situbondo, Hidayat (37) yang tengah mengendarai sepeda motor bersama istri dan anaknya terpaksa harus menggunakan masker pengaman.
"Saya dari rumah saudara saya di Panarukan terpaksa mesti pakai masker pengaman agar tidak kemasukan debu, mas," ujarnya kepada onemediastyle.com, Minggu (26/12/2010). (ANS)
Hal itu sempat dialami salah satu warga Situbondo, Hidayat (37) yang tengah mengendarai sepeda motor bersama istri dan anaknya terpaksa harus menggunakan masker pengaman.
"Saya dari rumah saudara saya di Panarukan terpaksa mesti pakai masker pengaman agar tidak kemasukan debu, mas," ujarnya kepada onemediastyle.com, Minggu (26/12/2010). (ANS)
Harga Bawang di Probolinggo Anjlok, Petani Mengeluh
Harga bawang di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (jatim) dalam seminggu terakhir menjaditurun. Terutama harga bawang basah. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun tribunnews.com di lapangan menyebutkan bahwa harga bawang basah dalam per kilo gramnya yakni berkisar antara Rp 5 hingga Rp 7 ribu sedangkan harga sebelumnya yakni berkisar antara Rp 6 hingga Rp 8 ribu.
"Harga bawang merah basah sebulan lalu masih berkisar Rp 8 ribu lebih, dan sekarang turun harganya menjadi Rp 5 ribu, anjlok dan tekor saya, akibat cuaca buruk ini, mas," ujar Nico Affandy, petani dan pedagang bawang di Probolinggo kepada PROSA ONLINE.com, Minggu (26/12/2010). (ANS)
"Harga bawang merah basah sebulan lalu masih berkisar Rp 8 ribu lebih, dan sekarang turun harganya menjadi Rp 5 ribu, anjlok dan tekor saya, akibat cuaca buruk ini, mas," ujar Nico Affandy, petani dan pedagang bawang di Probolinggo kepada PROSA ONLINE.com, Minggu (26/12/2010). (ANS)
Abu Vulkanik Bromo Landa Sejumlah Kecamatan di Situbondo & Bondowoso
Aktivitas gunung berapi Bromo di Probolionggo, Jawa Timur (Jatim) hingga detik ini masih berlangsung. Dan hal tersebut terbukti dengan jatuhnya hujan abu di dua kabupaten yakni Situbondo dan BOndowoso. Terjadinya turunnya hujan abu itu berlangsung sejak pagi tadi pada pukul 06.00 WIB tepat, Minggu (26/12/2010). Sedangkan hujan abu yang melanda Kabupaten itu yakni tepatnya jatu di Kecamatan Panji, Kota Besuki Mlandingan, Bungatan, Kendit, Sumbermalang dan juga Jatibanteng. Dan untuk kabupaten Bondowoso, hujan abu jatuh di Kecamatan Prajekan dan Wonosari tepatnya di desa Taman Krocok. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun onemediastyle.com menyebutkan bahwa, abu vulkanin bromo telah sempat mengotori rumah-rumah warga dan termasuk kendaraan roda dua yang sedang melintas di jalan. Sedangkan keberadaan awan tampak hitam pekat yang sebelumnya mendung agak kemerah-merahan.
"Hujan abu vulkanik Bromo mulai tadi pagi jam -06.00 WIB, saya sempat kewalahan membersihkan rumah dan perabotan rumah serta sadel sepeda motor saya yang dihinggapi abu vulkanik itu, bahkan setiap 5 menit sekali saya harus membersihkan abu vulkanik tersebut," ujar Nur Hidayati (45) kepada onemediastyle.com di rumahnya di Jalan A. Yani, Situbondo, Jawa Timur (Jatim). Seementra itu di desa Taman Krocok, Bondowoso, juga telah terjadi hujan abu dan awan mendung pekat agak kemerah-merahan.
"Sejak tadi pagi tampak di rumah saya awan mendung hitam agak kemerahan, mas, namun sekarang sudah agak hitam," ujar warga Taman Krocok, Cipto Haryono kepada onemediastyle.com, Minggu (26/12/2010). (ANS)
"Hujan abu vulkanik Bromo mulai tadi pagi jam -06.00 WIB, saya sempat kewalahan membersihkan rumah dan perabotan rumah serta sadel sepeda motor saya yang dihinggapi abu vulkanik itu, bahkan setiap 5 menit sekali saya harus membersihkan abu vulkanik tersebut," ujar Nur Hidayati (45) kepada onemediastyle.com di rumahnya di Jalan A. Yani, Situbondo, Jawa Timur (Jatim). Seementra itu di desa Taman Krocok, Bondowoso, juga telah terjadi hujan abu dan awan mendung pekat agak kemerah-merahan.
"Sejak tadi pagi tampak di rumah saya awan mendung hitam agak kemerahan, mas, namun sekarang sudah agak hitam," ujar warga Taman Krocok, Cipto Haryono kepada onemediastyle.com, Minggu (26/12/2010). (ANS)
Sabtu, 25 Desember 2010
Guru Minta Maaf di Facebook, Setelah Pamer Porno di Kelas
Guru dituduh mempublikasikan gambar porno di ruang kelas Sekolah Menengah di Roanoke Rapids, Amerika Serikat. Guru ini kemudian meminta maaf lewat tulisan di Facebook.
Dia sempat mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya yang mendukung dirinya menghadapi masa sulit itu.
Archie Sheldon McLeod, 51 tahun, ditangkap dengan 11 tuduhan kejahatan karena menyebarkan materi cabul ke anak di bawah usia 16 tahun, serta 11 tuduhan karena berkontribusi bagi kenakalan anak di bawah umur.
Di Facebook McLeod menulis, “Kepada seluruh keluarga Facebook saya, terima kasih atas semua dukungan yang diberikan selama masa terberat sepanjang hidup saya. Untuk semua murid dan teman. Kalian tahu apa yang saya lakukan di hidup saya.”
“Kalian tahu nilai-nilai positif yang saya ajarkan kepada kalian selama proses pengajaran saya. Hal itu tertanam di hati Anda. Saya memiliki kepercayaan kepada Tuhan dan tahu bahwa Dia akan membantu kita melewati semuanya. Tuhan selalu memberikan kemenangan,” ujarnya lagi di Facebook.[ito]
Dia sempat mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya yang mendukung dirinya menghadapi masa sulit itu.
Archie Sheldon McLeod, 51 tahun, ditangkap dengan 11 tuduhan kejahatan karena menyebarkan materi cabul ke anak di bawah usia 16 tahun, serta 11 tuduhan karena berkontribusi bagi kenakalan anak di bawah umur.
Di Facebook McLeod menulis, “Kepada seluruh keluarga Facebook saya, terima kasih atas semua dukungan yang diberikan selama masa terberat sepanjang hidup saya. Untuk semua murid dan teman. Kalian tahu apa yang saya lakukan di hidup saya.”
“Kalian tahu nilai-nilai positif yang saya ajarkan kepada kalian selama proses pengajaran saya. Hal itu tertanam di hati Anda. Saya memiliki kepercayaan kepada Tuhan dan tahu bahwa Dia akan membantu kita melewati semuanya. Tuhan selalu memberikan kemenangan,” ujarnya lagi di Facebook.[ito]
SLOT
<script>
/** BACA PROSA ONLINE **/
var sitti_pub_id = "BC0003452";
var sitti_ad_width = "336";
var sitti_ad_height = "280";
var sitti_ad_type = "2";
var sitti_ad_number = "3";
var sitti_ad_name = "BACA PROSA ONLINE";
var sitti_dep_id = "4184";
</script>
<script src="http://202.52.131.5/delivery/sittiad.b1.js"></script>
/** BACA PROSA ONLINE **/
var sitti_pub_id = "BC0003452";
var sitti_ad_width = "336";
var sitti_ad_height = "280";
var sitti_ad_type = "2";
var sitti_ad_number = "3";
var sitti_ad_name = "BACA PROSA ONLINE";
var sitti_dep_id = "4184";
</script>
<script src="http://202.52.131.5/delivery/sittiad.b1.js"></script>
Melongok sejarah Kota malang
Even "Malang Kembali" yang merupakan event tahunan untuk mengenal lebih dekat tentang sejarah Kota Malang dan pembelajaran sejarah secara utuh yang nantinya dapat di turunkan kepada anak cucu kita.
seperti diketahui event ini telah berlangsung tiga kali dan tiap tahunnya "Malang Kembali"akan menceritakan sejarah yang berbeda-beda,tahun pertama penyelenggaraannya pada M.K I 2006 di sana menceritakan tentang kelahiran Kota Malang (1914-1945), MK II 2007 bercerita tentang perjuangan Kota Malang dalam merebut kembali kota Malang dari tangan penjajah (1942-1947), dan yang di laksanakan saat ini MK III menceritakan peta pembahasan mengenai kaitan Kota Malang sebagai unsur cikal bakal dataran tinggi Malang, seperti berdirinya beberapa kerajaan di Kota Malang yaitu Kerajaan Kanjuruhan, Kerajaan Majapahit, Islamik klasik dan kolonial Belanda.
Acara yang di prakarsai Pemkot Malang,oleh Dinas Pariwisata Pemkot Malang dibuka secara resmi oleh Plt Wali Kota Malang B.D.H Suyono yang di dampingi oleh beberapa pejabat Pemkot Malang serta tak ketinggalan Tokoh Masyarakat Kota Malang Drs Peni Suparto, yang pada acara "Malang Kembali" ini ikut ambil bagian dengan menjadi dalang dalam pagelaran wayang kulit.
Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Pemkot Malang Drs. P.A. Wiyono, SH mengatakan,dengan diadakannya event Malang Kembali Ini kita bisa mengambil makna dari sebuah sejarah berdirinya Kota Malang ini dan bisa menjadi daya tarik sendiri untuk tujuan wisata di Kota Malang.
Berbagai acara yang sangat menarik tersaji rapi dalam acara tersebut namun untuk mengulas lebih jauh tentang semua acara di "Malang Kembali III ini akan bersambung di bagian ke II.
seperti diketahui event ini telah berlangsung tiga kali dan tiap tahunnya "Malang Kembali"akan menceritakan sejarah yang berbeda-beda,tahun pertama penyelenggaraannya pada M.K I 2006 di sana menceritakan tentang kelahiran Kota Malang (1914-1945), MK II 2007 bercerita tentang perjuangan Kota Malang dalam merebut kembali kota Malang dari tangan penjajah (1942-1947), dan yang di laksanakan saat ini MK III menceritakan peta pembahasan mengenai kaitan Kota Malang sebagai unsur cikal bakal dataran tinggi Malang, seperti berdirinya beberapa kerajaan di Kota Malang yaitu Kerajaan Kanjuruhan, Kerajaan Majapahit, Islamik klasik dan kolonial Belanda.
Acara yang di prakarsai Pemkot Malang,oleh Dinas Pariwisata Pemkot Malang dibuka secara resmi oleh Plt Wali Kota Malang B.D.H Suyono yang di dampingi oleh beberapa pejabat Pemkot Malang serta tak ketinggalan Tokoh Masyarakat Kota Malang Drs Peni Suparto, yang pada acara "Malang Kembali" ini ikut ambil bagian dengan menjadi dalang dalam pagelaran wayang kulit.
Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Pemkot Malang Drs. P.A. Wiyono, SH mengatakan,dengan diadakannya event Malang Kembali Ini kita bisa mengambil makna dari sebuah sejarah berdirinya Kota Malang ini dan bisa menjadi daya tarik sendiri untuk tujuan wisata di Kota Malang.
Berbagai acara yang sangat menarik tersaji rapi dalam acara tersebut namun untuk mengulas lebih jauh tentang semua acara di "Malang Kembali III ini akan bersambung di bagian ke II.
Truk Asal Mataram Nyaris Terbalik di Pinggir Hutan Baluran
Sebuah truk engkel yang melaju dari arah Surabaya menuju pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, harus menurunkan barang-barang muatannya akibat muatannya terlalu berat (over load). Truk yang memuat barang-barang berupa suku cadang sepeda motor dan mobil tersebut harus mengimbal barang-barang ke truk lainnya yang melintas dan tujuannya sama menuju pelabuhan penyeberangan Ketapang. Sopir truk yang bernomor polisi Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan huruf DR tersebut menuturkan bahwa truk yang dikemudikannya sempat mundur dan nyaris oleng akibat muatannya terlalu berat, sore tadi, Sabtu (25/12).
"Sore tadi truk saya udah gak kuat lagi untuk melaju akibat muatan terlalu berat dan terpaksa saya menurunkan barang-barang yang saya bawa dan saya pindah ke truk lain yang juga akan menuju pelabuhan penyeberangan Ketapang," ujar sopir truk tadi kepada onemediastyle.com, sore, 03.00 WIB.
"Sore tadi truk saya udah gak kuat lagi untuk melaju akibat muatan terlalu berat dan terpaksa saya menurunkan barang-barang yang saya bawa dan saya pindah ke truk lain yang juga akan menuju pelabuhan penyeberangan Ketapang," ujar sopir truk tadi kepada onemediastyle.com, sore, 03.00 WIB.
Jumat, 24 Desember 2010
Bupati Buka Kejurkab Drum Band ke IX
BANYUWANGI (onemediastyle.com) Event kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Drum Band ke IX di Banyuwangi sejak hari Rabu (22/12) hingga Minggu (26/12). Kejurkab tersebut dibuka dan dilepas langsung oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, M.si di depan Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).
Adapun peserta kejurkab Drum Band tersebut diikuti oleh pelajar tingkat SD hingga SMP dan Umum. Berdasarkan informasi yang dihimpun onemediastyle.com di lapangan menyebutkan bahwa Kejurkab Drum Band itu dinilai oleh 7 juri dari berbagai Kabupaten di Jawa Timur. Dan tidak adanya juri dari Banyuwangi, menurut salah satu panitia penyelenggara lomba tersebut yakni untuk menjaga netralitas kepesertaan lomba itu.
Dan lomba itu sendiri dimulai serta dilepas oleh Bupati Anas tepat pukul 01.30 WIB yang semula direncanakan akan dilepas pada jam 01.00 WIB.
Sementara itu Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, M.si dalam sambutannya menyatakan bahwa digelarnya lomba tersebut adalah dalam rangka hari jadi Kabupaten Banyuwangi (Harjaba) yang dilakukan setiap tahun.
“Diadakannya lomba Drum Band Bupati Cup ke IX ini adalah dalam rangka memperingati hari jadi Banyuwangi dan hadiahnya yakni merebut thropy bupati,” ujar Bupati Banyuwangi di akhir sambutannya, Rabu, (22/12). (ANS/ADY)
Adapun peserta kejurkab Drum Band tersebut diikuti oleh pelajar tingkat SD hingga SMP dan Umum. Berdasarkan informasi yang dihimpun onemediastyle.com di lapangan menyebutkan bahwa Kejurkab Drum Band itu dinilai oleh 7 juri dari berbagai Kabupaten di Jawa Timur. Dan tidak adanya juri dari Banyuwangi, menurut salah satu panitia penyelenggara lomba tersebut yakni untuk menjaga netralitas kepesertaan lomba itu.
Dan lomba itu sendiri dimulai serta dilepas oleh Bupati Anas tepat pukul 01.30 WIB yang semula direncanakan akan dilepas pada jam 01.00 WIB.
Sementara itu Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, M.si dalam sambutannya menyatakan bahwa digelarnya lomba tersebut adalah dalam rangka hari jadi Kabupaten Banyuwangi (Harjaba) yang dilakukan setiap tahun.
“Diadakannya lomba Drum Band Bupati Cup ke IX ini adalah dalam rangka memperingati hari jadi Banyuwangi dan hadiahnya yakni merebut thropy bupati,” ujar Bupati Banyuwangi di akhir sambutannya, Rabu, (22/12). (ANS/ADY)
Selasa, 21 Desember 2010
DATA PESERTA JAMKESMAS BONDOWOSO DISINYALIR AMBURADUL
Amburadulnya data peserta Jamkesmas Bondowoso terkuak pada saat sebuah peserta a/n Moh. Sopi warga Desa Taman, No: 0001875348369 Jamkesdanya di tolak oleh RSU Soebandi Jember, lantaran nama orang tua yang masuk di dalam database tidak sesuai, padahal sudah jelas nama yang bersangkutan tertulis dalam kartu peserta Jamkesmas sehngga persoalan inipun menjadi sumber terkuaknya keamburadulan data.
Dalam kartu Jamkesda tertulis Moh.Sopi dengan kepesertaan sebagai anak, dengan tanggal kelahiran 15/06/1998,,Dsn.Klabang Agung Desa Taman Kecamatan Taman Krocok dengan PPK:13320302-PKM Taman Krocok Bondowoso padahal Dusun tersebut dalam kartu peserta tidak pernah ada di Desa Taman sehingga membuat orang tua dari Moh.Sopi sangat kecewa atas kinerja pendatanya.
Setelah diklarifikasikan kepada Bapeda Bondowoso, diperoleh jawabanbahwa kesalahan ini dari pihak pendata di desa masing- masing namun menurut Kepala Desa Taman, H. Budaeri justru kecewa dengan keamburadulan data Peserta Jamkesmas yang tidak mungkin Desa menyampaikan data yang tidak sesuai, karena ini demi kepentingan warga sambil menunjukkan Register peserta rata-rata yang mengalami kesalahan terutama dari alamat yang tertera dalam kartu peserta.
Kasi PMD menjelaskan jika itu milik warga Desa lain seperti peserta Desa Kretek tertukar alamatnya dengan warga Desa lainnya namun saat ditanyakan siapa yang harus bertanggung jawab atas kesalahan ini, kasi PMD menganngap jika penda di Kabupatenlah yang harus memperbaikinya
Hal yang diakui oleh salah satu pegawai di Lingkup Bapeda Bondowoso, bahwa semuanya tergantung kepada SDM yang melaksanakan pendataan namun dari pengkajian persoalan tersebut, mana mungkin akurasi data yang disampaikan oleh Desa tiba-tiba saat Kartu dikeluarkan mengalami perubahan alamat Desa maupun alamat Kecamatan, jadi dengan adanya persoalan ini jelas sudah terbukti bahwa ini adalah keteledoran Petugas.(cip)
Wartawan Senior Gedung Putih Pensiun karena Kecam Israel
Wartawati Helen Thomas, 89 tahun, dikecam minggu lalu karena mengatakan Israel harus “segera angkat kaki dari Palestina."
Seorang wartawati kawakan Gedung Putih, Helen Thomas, pada hari Senin secara mengejutkan pensiun setelah membuat pernyataan yang kontroversial tentang Israel.
Thomas yang berusia 89 tahun bertugas di Gedung Putih sejak tahun 1960 dan telah meliput pemerintahan 10 presiden Amerika. Perusahaan tempat Thomas bekerja, Hearst, mengumumkan hal itu hari Senin.
Minggu lalu, Thomas dikecam karena mengatakan Israel harus “segera angkat kaki dari Palestina” dan menambahkan warga Yahudi sebaiknya kembali ke kampung halaman mereka di Jerman, Polandia atau Amerika.
Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs menyebut pernyataan Thomas itu sebagai “menghina dan tercela." Persatuan Wartawan Gedung Putih mengatakan pernyataan Thomas tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Thomas mengatakan ia menyesali komentarnya dan menambahkan keyakinan sanubarinya bahwa perdamaian akan terwujud di Timur Tengah, apabila semua pihak memahami perlunya saling menghormati dan toleransi satu sama lain.
Seorang wartawati kawakan Gedung Putih, Helen Thomas, pada hari Senin secara mengejutkan pensiun setelah membuat pernyataan yang kontroversial tentang Israel.
Thomas yang berusia 89 tahun bertugas di Gedung Putih sejak tahun 1960 dan telah meliput pemerintahan 10 presiden Amerika. Perusahaan tempat Thomas bekerja, Hearst, mengumumkan hal itu hari Senin.
Minggu lalu, Thomas dikecam karena mengatakan Israel harus “segera angkat kaki dari Palestina” dan menambahkan warga Yahudi sebaiknya kembali ke kampung halaman mereka di Jerman, Polandia atau Amerika.
Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs menyebut pernyataan Thomas itu sebagai “menghina dan tercela." Persatuan Wartawan Gedung Putih mengatakan pernyataan Thomas tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Thomas mengatakan ia menyesali komentarnya dan menambahkan keyakinan sanubarinya bahwa perdamaian akan terwujud di Timur Tengah, apabila semua pihak memahami perlunya saling menghormati dan toleransi satu sama lain.
Senin, 20 Desember 2010
Spanduk Peringatan Bagi Warga Pembuang Sampah, Banjir Mengintai Situbondo
Pihak pengairan Situbondo, Jawa Timur, meskipun terlambat memasang spanduk peringatan yang bertuliskan agar warga sekitar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai yang membelah jantung kota Situbondo itu, tampaknya sudah mulai dibentangkan beberapa hari lalu karena saat ini adalah musim penghujan yang bisa jadi akan mendatangkan bencana alam banjir kiriman dari Kabupaten Bondowoso.
Dan spanduk tersebut berbunyi dengan kalimat: "Mari Kita Wujudkan Situbondo Bersih Dengan Menjaga Kebersiahn Saluran Air".
Akan tetapi hingga detik ini segenap warga sekitar yang menghuni di pinggiran sungai masih saja belum juga sadar akan kebersihan tersebut. Hal itu terlihat dari sikap sebagian warga yang masih belum sadar dengan cara membuang sampah di sembarang tempat termasuk membuang sampah sembarangan ke sungai yang membelah jantung kota Situbondo seperti di sungai Paraaman, Sungai di belakang Kantor Pegadian dan sebagainya. Sehingga dampak dari pada sikap warga yang belum sadar akan kebersihan saluran air tersebut berdampak terhadap kian dangkalnya sungai-sungai itu.
"Dampaknya ya pendangkalan itu tadi terhadap dasar sungai-sungai yang ada di situbondo termasuk juga di sungai di dekat rumah saya ini, kalau begini jadinya bisa saja banjir akan terjadi lagi dan sedang mengintai kota kita ini," ujar warga di belakang Kantor Pegadaian yang enggan disebut namanya beberapa waktu lalu. /ANS
Dan spanduk tersebut berbunyi dengan kalimat: "Mari Kita Wujudkan Situbondo Bersih Dengan Menjaga Kebersiahn Saluran Air".
Akan tetapi hingga detik ini segenap warga sekitar yang menghuni di pinggiran sungai masih saja belum juga sadar akan kebersihan tersebut. Hal itu terlihat dari sikap sebagian warga yang masih belum sadar dengan cara membuang sampah di sembarang tempat termasuk membuang sampah sembarangan ke sungai yang membelah jantung kota Situbondo seperti di sungai Paraaman, Sungai di belakang Kantor Pegadian dan sebagainya. Sehingga dampak dari pada sikap warga yang belum sadar akan kebersihan saluran air tersebut berdampak terhadap kian dangkalnya sungai-sungai itu.
"Dampaknya ya pendangkalan itu tadi terhadap dasar sungai-sungai yang ada di situbondo termasuk juga di sungai di dekat rumah saya ini, kalau begini jadinya bisa saja banjir akan terjadi lagi dan sedang mengintai kota kita ini," ujar warga di belakang Kantor Pegadaian yang enggan disebut namanya beberapa waktu lalu. /ANS
Sabtu, 18 Desember 2010
Clinton: Israel dan Palestina Bertanggung-jawab atas Perdamaian
Menlu AS Hillary Clinton mengatakan demikian dalam pidatonya Jumat malam, setelah pembicaraan terpisah dengan pemimpin Israel dan Palestina.
Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton akan memberitahu pemimpin Israel dan Palestina bahwa mereka mengemban tanggung jawab mengakhiri sengketa perdamaian Timur-Tengah.
Jurubicara Philip Crowley mengatakan Clinton mengatakan demikian dalam pidatonya Jumat malam, setelah pembicaraan terpisah dengan pemimpin Israel dan Palestina di Washington.
Clinton bertemu dengan pimpinan perunding Palestina Saeb Erekat hari Jumat kemarin, dan kemudian hari itu juga dengan Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak dan para pejabat lainnya, sebagai bagian usaha memulai kembali pembicaraan perdamaian langsung yang macet.
Crowley mengatakan perunding bukan kembali ke awal, dalam pembicaraan yang ditengahi Amerika itu, yang menderita pukulan pekan ini setelah Amerika menghentikan usaha untuk membujuk Israel agar memperpanjang penghentian pembangunan pemukiman baru.
Namun, Erekat mengatakan kepada wartawan hari Jumat bahwa Israel mempunyai pilihan antara pemukiman dan perdamaian dan telah memilih pemukiman. Ia mengatakan demikian setelah peremuan satu jam dengan Menlu Clinton.
Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton akan memberitahu pemimpin Israel dan Palestina bahwa mereka mengemban tanggung jawab mengakhiri sengketa perdamaian Timur-Tengah.
Jurubicara Philip Crowley mengatakan Clinton mengatakan demikian dalam pidatonya Jumat malam, setelah pembicaraan terpisah dengan pemimpin Israel dan Palestina di Washington.
Clinton bertemu dengan pimpinan perunding Palestina Saeb Erekat hari Jumat kemarin, dan kemudian hari itu juga dengan Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak dan para pejabat lainnya, sebagai bagian usaha memulai kembali pembicaraan perdamaian langsung yang macet.
Crowley mengatakan perunding bukan kembali ke awal, dalam pembicaraan yang ditengahi Amerika itu, yang menderita pukulan pekan ini setelah Amerika menghentikan usaha untuk membujuk Israel agar memperpanjang penghentian pembangunan pemukiman baru.
Namun, Erekat mengatakan kepada wartawan hari Jumat bahwa Israel mempunyai pilihan antara pemukiman dan perdamaian dan telah memilih pemukiman. Ia mengatakan demikian setelah peremuan satu jam dengan Menlu Clinton.
AKTIFITAS NELAYAN SITUBONDO LUMPUH AKIBAT CUACA BURUK
Akibat cuaca buruk dan curah hujan tinggi, aktifitas Nelayan pesisir Situbondo menjadi lumpuh seperti yang tejadi di Desa landangan Situbondo dimana sudah hampir seminggu mereka tidak melaut sehingga pendapatan yang diperoleh dari hasil penangkapan ikan pun juga menjadi lumpuh dan dengan terpaksa beberapa barang rumah tanggapun terpaksa dijual untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Salah satu Nelayan setempat, menerangkan bahwa sudah hampir 4 hari ini para nelayan tidak lagi melaut dikarenakan cuaca yang sangat buruk, seperti derasnya angin dan tingginya curah hujan sehingga dengan terpaksa beberapa barang rumah tanggapun, seperti perabotan pecah belah dan barang lain sebagainya terpaksa dijual untuk memenuhi kebutuhan ekonomi tiap harinya.
Sementara itu para nelayan Landangan kepada wartawan, cuaca buruk saat ini sangat berbeda pada tahun-tahun sebelumnya karena pada saat sekarang ini sangat ektrim sekali, sehingga demi keselamatan, lebih baik mereka tidak memaksa untuk melaut.(Cip)
WARGA DESA PATEMON JADI KORBAN PUTING BELIUNG
Sungguh malang nasib yang dialami Murais al P.Rip (38) warga Desa Patemon Rt.15/Rw.3 Kecamatan Tlogo Kabupaten Bondowoso,berakhir tewas akibat keganasan angin Puting Beliung yang terjadi pada hari Selasa,30 Nopember 2010 yang sempat terbawa pusaran angin sampai menempuh jarak puluhan meter dan akhirnya korban terhempas ke areal persawahan setelah terlebih dulu menghantam sebuah pohon.
Dari keterangan beberapa saksi yakni warga setempat, awal mula kejadiannya bermula ketika Korban akan membereskan dan memasukkan padi yang dijemur di atas terpal namun tiba-tiba pusaran angin menggulungnya bersama terpal dengan ketinggian mencapai ratusan meter dan akhirnya korban terhempas bersama terpal di areal persawahan yang sempat menggulungnya setelah terlebih dahulu menghantam sebuah pohon , sedangkan teman yang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Selain memakan korban jiwa dasyatnya Puting Beliung itu juga menelan kerugian yang cukup besar bagi pemilik Selep Padi, milik Pahu sebab sebagian kayu berikut atap gudang berupa seng turut terbawa pusaran angin yang cukup dasyat, namun bencana tersebut tidak sampai menelan korban warga sekitarnya
Setelah dikonfirmasi langkah yang diambil Kepala Desa Patemon, Camat Tlogo menjelaskan jika hal tersebut sudah ditindak lanjuti dengan segera selang setelah kejadian tersebut, sebab ini merupakan salah satu bencana alam
Sampai sejauh ini istri korban, Misyami al B.Rip (30)tetap bersikap tabah menerima kejadian itu meskipun kejadian yang dialami suaminya cukup tragis namun apapun alasannya ini merupakan takdir dari Yang Maha Kuasa dan bantuan sebesar Rp.2,250 jt dari Pemilik selep padi cukup memnbatunya tinggal menunggu uluran tangan dari Pemerintah Daerah Bondowoso.(cip/Kir)
Dari keterangan beberapa saksi yakni warga setempat, awal mula kejadiannya bermula ketika Korban akan membereskan dan memasukkan padi yang dijemur di atas terpal namun tiba-tiba pusaran angin menggulungnya bersama terpal dengan ketinggian mencapai ratusan meter dan akhirnya korban terhempas bersama terpal di areal persawahan yang sempat menggulungnya setelah terlebih dahulu menghantam sebuah pohon , sedangkan teman yang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Selain memakan korban jiwa dasyatnya Puting Beliung itu juga menelan kerugian yang cukup besar bagi pemilik Selep Padi, milik Pahu sebab sebagian kayu berikut atap gudang berupa seng turut terbawa pusaran angin yang cukup dasyat, namun bencana tersebut tidak sampai menelan korban warga sekitarnya
Setelah dikonfirmasi langkah yang diambil Kepala Desa Patemon, Camat Tlogo menjelaskan jika hal tersebut sudah ditindak lanjuti dengan segera selang setelah kejadian tersebut, sebab ini merupakan salah satu bencana alam
Sampai sejauh ini istri korban, Misyami al B.Rip (30)tetap bersikap tabah menerima kejadian itu meskipun kejadian yang dialami suaminya cukup tragis namun apapun alasannya ini merupakan takdir dari Yang Maha Kuasa dan bantuan sebesar Rp.2,250 jt dari Pemilik selep padi cukup memnbatunya tinggal menunggu uluran tangan dari Pemerintah Daerah Bondowoso.(cip/Kir)
SIDAK BNK, PEJABAT DAN PARA STPD BONDOWOSO DITES URINE
Setelah usai RAKORCAM, semua Pejabat Pem-Kab sampai dengan sejumlah Camat seluruh Bondowoso, tanpa terkecuali Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso menjalani test urine hari Rabu tanggal 30 Nopember 2010 di Ruang Dinas Wakil Bupati, dimana kegiatan itu merupakan Rutinitas Internal BNK (Badan Narkoba Kabupaten) Bondowoso kepada p pejabat Pemerintah Daerah sampai kepada jajaran tingkat bawah dalam rangka untuk penanggulangan serta pencegahan pemakaian Narkoba, dan kegiatan ini juga dilakukan kepada seluruh lapisan masyarakat umum bahkan juga kepada para pelajar dan Mahasiswa Bondowoso.
Dalam penjelasan Wakil Bupati Bondowoso, Haris Son Haji yang juga ketua BNK Bondowoso kepada sejumlah wartawan, mengatakan bahwa BNK terdiri dari bebarapa unsur yakni dari unsur Kepolisian, Koramil, RSU Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan maupun beberapa Dinas lainnya yang berperan serta membantu Pemerintah Daerah untuk penanggulangan serta pencegahan Pemakaian Narkoba oleh masyarakat maupun oleh jajaran Pejabat di lingkup Pemerintah Daerah Bondowoso sebab, selain Narkoba dapat mambahayakan secara Medis juga Narkoba dapat pula membahayakan secara Hukum.
Menurut penjelasan Kabid. P2PL, Bambang S, bahwa dengan adanya test urine maka dari hasil test nantinya dapat diketahui siapa yang telah menjadi pengguna atau bukan pengguna Narkoba dimana Narkoba yang dimaksud seperti Kokain, Nikotin, Sabu-sabu, Ganja, dan Miras dll-nya, sehingga kegiatan Rutinitas Internal seperti ini diharapkan dapat lebih ditingkatkan.
Hal yang terpenting menurut Ketua BNK sekaligus Wakil Bupati Bondowoso kepada wartawan mengatakan, upaya awal yang akan dilakukan adalah merehabilitasi para pengguna di tempat rehabilitasi dan jika keadannya ringan dapat dilakukan di RSU, namun jika keadannya cukup parah maka akan kirim ke tempat Rehabilitasi di luar Bondowoso salah satunya di Banyuwangi sebab sementara ini Bondowoso masih belum mempunyai tempat rehabilitasi namun segera akan diupayakan.
Wakil Bupati berharap agar supaya masyarakat Bondowoso jangan sampain terlibat Narkoba.(Cip)
Barongsai di Haul Gus Dur
Kirab Barongsai dalam rangka memperingati satu tahun wafatnya KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur akhirnya sampai di pondok pesantren Tebuireng Jombang, Sabtu (18/12/2010). Begitu sampai, dua Barongsai langsung memasuki area pondok.
Air Ranu Klakah Mengandung Belerang, Ribuan Ikan Mati
Ribuan ikan di ranu Klakak Desa Tegal Randu Kecamatan Klakah mati mendadak, Sabtu (18/12/2010). Matinya ribuan ikan itu. disebabkan air di ranu mengandung belerang yang menyengat.
Informasi yang berhasil dihimpun dari warga, peristiwa matinya ikan di ranu klakah yang berada dikaki gunung Lamongan-Lumajang-Jawa Timur iiti disebut "Koyok". Kejadian itu dikarenakan adanya peningkatan aktivitas Gunung Lamongan dan mengeluarkan asap belerang melalui Ranu bukan dari Puncaknya.
Akibat ribuan ikan yang mati alias teler akibat belerang yang keluar dari Ranu, warga berebutan untuk menangkap baik dikonsumsi sendiri dab dijual.
"Kalau ikan mati akibat Ranu Klakah mengandung belerang, setiap tahun terjadi," kata A'ak Abdullah Al Kudus, salah satu warga Desa setempat.
Menurut dia, koyok yang terjadi di Ranu Klakah sudah terjadi 2 hari lalu. Bahkan kanduang belerang pada air ranu masih tetap terjadi, sehingga secara terus menerus ada ikan mati.
"Ini sudah 3 hari ini terjadi koyok, sehingga banyak ikan yang mati," ungkapnya.
Banyaknya ikan yang mati dan teler di Ranu Klakah banyak warga dari luar desa berdatangan untuk menangkap. Warga yang hendak mencari ikan akibat Koyok menggunakan jala dan panah dari bambu.
"Kalau koyok kayak gini, kita bisa mencari ikan dengan mudah,' kata Sulaiman, warga Desa Ranuyoso Kecamatan Ranyoso.[har/ted]
Informasi yang berhasil dihimpun dari warga, peristiwa matinya ikan di ranu klakah yang berada dikaki gunung Lamongan-Lumajang-Jawa Timur iiti disebut "Koyok". Kejadian itu dikarenakan adanya peningkatan aktivitas Gunung Lamongan dan mengeluarkan asap belerang melalui Ranu bukan dari Puncaknya.
Akibat ribuan ikan yang mati alias teler akibat belerang yang keluar dari Ranu, warga berebutan untuk menangkap baik dikonsumsi sendiri dab dijual.
"Kalau ikan mati akibat Ranu Klakah mengandung belerang, setiap tahun terjadi," kata A'ak Abdullah Al Kudus, salah satu warga Desa setempat.
Menurut dia, koyok yang terjadi di Ranu Klakah sudah terjadi 2 hari lalu. Bahkan kanduang belerang pada air ranu masih tetap terjadi, sehingga secara terus menerus ada ikan mati.
"Ini sudah 3 hari ini terjadi koyok, sehingga banyak ikan yang mati," ungkapnya.
Banyaknya ikan yang mati dan teler di Ranu Klakah banyak warga dari luar desa berdatangan untuk menangkap. Warga yang hendak mencari ikan akibat Koyok menggunakan jala dan panah dari bambu.
"Kalau koyok kayak gini, kita bisa mencari ikan dengan mudah,' kata Sulaiman, warga Desa Ranuyoso Kecamatan Ranyoso.[har/ted]
Langganan:
Postingan (Atom)


















